Keseimbangan Ekonomi dan Ekologi Laut Perlu Didorong

Jumat, 07 Jun 2024, 08:42 WIB

DEPOK - Pemerintah mendorong keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya kelautan dan ekologi. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga keberlangsungan pemanfaatan potensi ekonomi biru di Tanah Air yang berlimpah.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono mengatakan perlu adanya keseimbangan antara ekonomi dan ekologi laut. Hal tersebut dikatakan Trenggono dalam acara Bincang Bahari dan Talk Show Kelautan Emas 2045 dengan tema 'Menggali Potensi Laut Indonesia Menyongsong Indonesia Emas 2045'. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati World Ocean Day 2024 di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI) pada Kamis (6/6).

Ket. Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono memberi keterangan kepada pers usai acara Bincang Bahari dan Talk Show Kelautan Emas 2045 dengan tema 'Menggali Potensi Laut Indonesia Menyongsong Indonesia Emas 2045'. — Sumber: ANTARA/Foto: Feru Lantara

"Keseimbangan ekonomi dan ekologi adalah ekonomi biru atau blue economy, dimana pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan mata pencaharian sekaligus pelestarian ekosistem laut," katanya.

Ekonomi kelautan merujuk pada aktivitas ekonomi yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir. Ini mencakup segala hal, mulai dari penangkapan ikan, pariwisata bahari, hingga eksploitasi sumber daya non-hayati seperti energi terbarukan dan mineral laut.

Sedangkan mengenai potensi perikanan, Trenggono mengingatkan penangkapan ikan yang tidak teratur dan terukur dapat berakibat kepunahan. Menurut dia bisa saja lautnya bersih, tapi kalau ikan atau biota di lautan itu tidak berkembang dengan baik karena habis dikonsumsi umat manusia itu akan berdampak juga.

Penangkapan ikan yang tidak teratur dan tidak terukur dengan baik itu juga berakibat pada dampak biota kelautan kita akan menjadi semakin sedikit dan punah. Kalau itu punah, laut sendiri tidak sehat.

Gali Potensi

Sedangkan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan menggali potensi laut Indonesia ada lima tantangan sekaligus peluang menuju Indonesia emas 2045. Pertama dengan cara memperluas konservasi laut, kedua penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan perikanan budidaya di laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan. Keempat pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dan kelima pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset Prof. Dedi Prijadi mengatakan World Ocean Day yang diperingati setiap 8 Juni merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran tentang peran penting daripada laut dan ekosistem laut dalam kehidupan. Sebagai universitas yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan Universitas Indonesia memiliki tanggungjawab untuk mengedukasi dan menanamkan pentingnya kelestarian laut.

Dia mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut dalam rangka memperingati World Ocean Day 2024 dengan menyelenggarakan Bincang Bahari bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono bertemakan menggali potensi laut Indonesia menyongsong Indonesia Emas 2045.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.