Cadangan Devisa Mei 2024 Dilaporkan Meningkat Jadi 139 Miliar Dollar AS
Jumat, 07 Jun 2024, 17:38 WIBJAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2024 tercatat sebesar 139 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2024 yang sebesar 136,2 miliar dollar AS.
"Kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (7/6).
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Selain itu, besaran cadangan devisa Mei 2024 tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Ke depan, BI memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi nasional yang terjaga, seiring dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Krisis Energi Eropa Mendorong UE Percepat Transisi Energi Bersih
-
Pengakuan Elkan Baggott soal Indonesia Ini Bikin Fans Timnas Tersentuh
-
LPS Tahan Bunga Penjaminan, Bank Tak Bisa Sembarangan Goda Nasabah
-
Menkeu Suahasil: APBN Dirancang Fleksibel untuk Respons Kondisi Global
-
Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia ke Semifinal Piala Suhandinata Usai Kalahkan UEA 2-0
-
Bukan Cuma Hiburan, Film Jadi Mesin Uang Baru Jakarta: BI Ungkap Strateginya!
-
Terendah se-Jawa, Inflasi Jakarta September Terkendali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.