Pemkab Pakpak Bharat Kembangkan Durian
Kamis, 06 Jun 2024, 16:15 WIBMEDAN - Pemkab Pakpak Bharat, Sumatera Utara, mengembangkan tanaman durian dengan berbagai virietas seperti black thorn, musangking dan super tembaga, mengingat potensi yang cukup besar dimiliki daerah itu.
Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu di Salak, Kamis, mengatakan, keinginan mengembangkan tanaman durian di Kabupaten Pakpak Bharat bukan sekedar wacana, namun beberapa langkah sudah dilakukan, termasuk survey lahan yang dinilai cocok untuk tanaman durian.
Pemerintah daerah setempat juga telah menjajaki calon lahan areal rencana pengembangan durian yang dibutuhkan oleh para investor asal Negeri Tiongkok yang datang berkunjung pada beberapa waktu lalu.
"Kita sudah jajaki calon lahan yang dibutuhkan, ada sekitar 1.920 hektare lahan yang kita tawarkan untuk rencana ditindak lanjuti pengembangan durian," katanya.
Terkait rencana Pemkab Pakpak Bharat melakukan pengembangan durian, Staf Khusus Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Dr. Van Basten menyebutkan Pakpak Bharat harus dapat menangkap peluang untuk menjadi sentra pengembangan durian.
Dengan demikian diharapkan dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para petani
Selain itu petani juga dapat menjadi mitra investor dalam aktifitas pengembangan tanaman durian yang direncanakan nantinya terdapat Kebun Inti dan Kebun Plasma di Desa Kaban Tengah.
Beberapa waktu lalu puluhan investor asal Tiongkok datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat.
Sempat mencicipi buah durian asli Pakpak Bharat, mereka bahkan terang-terangan mengungkapkan ketertarikannya untuk mengembangkan perkebunan durian di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Tanaman durian bukanlah tanaman baru di Kabupaten Pakpak Bharat. Tanaman buah yang dikenal sebagai raja buah ini tumbuh subur di berbagai wilayah seperti Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Pagindar dan beberapa wilayah lainnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
IHSG Hari Ini Bergerak Menguat, Dipicu Kesepakatan Damai AS-Iran
-
Emisi Mau Turun 43%? KKP Ungkap Peran Penting Carbon Capture Storage di Laut
-
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp2.000 Jadi Rp2,711 Juta/Gr pada Sabtu Pagi Ini
-
Kementan: SID Cetak Sawah di Kalimantan Terealisasi 100 Persen
-
PSIM Yogyakarta Lepas Penyerang Asingnya, Deri Corfe
-
Piala AFF 2026: Indonesia kalahkan Myanmar
-
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.