Akses Jembatan Pintu Air 10 Ditutup, Dishub Tangerang Siapkan Jalur Alternatif
Selasa, 04 Jun 2024, 09:23 WIBTANGERANG - Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten menerapkan sistem rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur alternatif terkait penutupan akses jembatan pintu air 10 mulai 5 Juni 2024, karena dilakukan revitalisasi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely di Tangerang, Selasa (4/6), mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak lainnya serta mensosialisasikan penutupan akses jembatan pintu air 10.
Dishub Kota Tangerang telah menentukan berbagai jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti jalan dari arah Sangego yang akan menuju ke arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menggunakan Jalan K.S Tubun-Jalan Daan Mogot-Pintu Air (Mookervart)-Jalan dr. Sitanala-Jalan Marsekal Suryadarma (Simpang Tujuh).
Lalu, pengguna jalan dari arah Sangego yang menujuKalideres (Jakarta) dapat menggunakan Jalan K.S Tubun-Jalan Daan Mogot-Jalan Bouraq.
Pengguna jalan dari arah Moh. Toha yang menuju arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menggunakan Jalan Moh. Toha-Jalan K.S Tubun-Pintu Air (Mookervart)-Jalan dr. Sitanala-Jalan Marsekal Suryadarma.
Kemudian, pengguna jalan dari arah bandara menuju ke arah Sangego dapat menggunakan Jalan Marsekal Suryadarma-Jalan dr. Sitanala-Jalan Bouraq-Jalan Lio Baru-Jalan Daan Mogot-Jalan TMP Taruna-Polres Metro Tangerang Kota (kantor lama)-Jalan Raya Merdeka-Otista-Jalan K.S Tubun-Jalan Sangego Raya.
"Kami juga mengimbau kepada semua pengguna jalan memperhatikan rekayasa lalu lintas untuk menghindari potensi kemacetan selama proses pembangunan jembatan," kata Achmad
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menjelaskan pembangunan jembatan sepanjang 20 meter tersebut direalisasikan mulai 17 Mei - 13 September 2024.
Pemkot Tangerang telah menyiapkan langkah strategis terkait pembangunan Jembatan Pintu Air 10, seperti melakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalur mulai 5 Juni sampai akhir Juli 2024.
Jembatan tersebut perlu dilakukan revitalisasi karena usia bangunan serta penggantian konstruksi baru dari baja menjadi komposit. "Total anggaran sebesar Rp4,3 miliar," ujarnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siap-Siap! Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS 2026, tapi Kategori Ini Malah Dicoret Total!
-
Kemenkes dan The Lancet Luncurkan Komisi Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045
-
Bupati Bulungan Sebut Sapi Kurban Presiden dan Pemkab Berasal dari Peternak Daerah
-
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Indonesia Hari Ini, Selasa (23/6), Diguyur Hujan Ringan
-
Denpasar Youth Fest Jadi Panggung Lahirnya Talenta Kreatif dan Inovasi
-
Pemkab Subang Salurkan Alsintan dan Pompa Air untuk Atasi Kekeringan Sawah.
-
Skenario Pengalihan Lalu Lintas Saat Acara Peringatan HUT 81 RI di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.