Pemkab Membangun Wisata Agro Cikapek untuk Tarik Wisatawan Datang ke Lebak
Senin, 03 Jun 2024, 00:48 WIBRangkasbitung - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten membangun kawasan wisata Agro Cikapek guna menarik wisatawan domestik dan mancanegara sehingga dapat mendongkrak pendapatan ekonomi daerah.
"Kita berharap pembangunan wisata berbasis Agro Cikapek dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan ekonomi masyarakat setempat," kata Asisten Bidang Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak Ajis Suhendi di Rangkasbitung, Minggu (2/6).
Kawasan wisata Agro Cikapek, Kecamatan Cimargadengan luas puluhan hektare itu, bekas lahan hak guna usaha (HGU) perkebunan karet PT The Bantam and Preangeyang sudah diberikan kepada pemerintah daerah setempat melalui program Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).
Oleh karena itu, katanya, pembangunan wisata Agro Cikapek rencananya berupa pengembangan zonasi integrasi zona agrowisata, perkebunan, parkir, area istirahat, investasi dan bisnis, sertahome stay.
Ia menjelaskan pembangunan wisata Agro Cikapek juga memberikan edukasi dan bisa dijadikan lokasi persinggahan bagi wisatawan menuju kawasan adat masyarakat Badui.
Ia mengatakan lokasi wisata tersebut di lintasan jalan menuju arah kawasan wisata budaya adat Badui.
"Kami optimistis wisata berbasis Agro Cikapek akan banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara," katanya.
Ia menyebut pembangunan wisata Agro Cikapek secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
Pada tahun ini, kata dia, direalisasikan pembangunan area istirahat, tempat parkir, dan masjid.
Pembangunan wisata Agro Cikapek, kata dia,dipastikan menyerap lapangan pekerjaan baru bagi masyarakatsekaligus mampu mengatasi pengangguran dan kemiskinan ekstrem, sertameningkatkan omzet pelaku UMKM setempat.
"Kita berharap kehadiran wisata berbasis Agro Cikapek berdampak positif terhadap kesejahteraan warga, juga peningkatan PAD," kata Ajis.
Sejumlah warga Kabupaten Lebak menyambut positif rencana pembangunan wisata Agro Cikapek karena secara langsung bisa meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.
"Kami tentunya sangat mendukung pembangunan wisata itu, sebab memberikan manfaat bagi masyarakat setempat," kata Samsudin (40), warga Kabupaten Lebak.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BPBD Jaktim Pantau Titik Rawan Banjir di Rawa Terate
-
AS Pindahkan Kapal Induk Marinir dari Jepang untuk Melawan Iran
-
Dorong Akses Broadband yang Lebih Merata, ZTE dan MyRepublic Luncurkan Proyek Ascend
-
Pemkot Bogor Siapkan WFH untuk Efisiensi Energi
-
Kaltim Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Peningkatan Wisatawan di Periode Libur Lebaran
-
1.000 UMKM di NTT Memperoleh Sertifikat Halal Sepanjang 2025
-
Siap-siap, Gangguan Selat Hormuz Berpotensi Dongkrak Kenaikan Biaya Logistik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.