- Home
-
- Luar Negeri
-
- FAO: 14,2 Juta Warga Afgha...
FAO: 14,2 Juta Warga Afghanistan Diperkirakan Hadapi Kerawanan Pangan
Sabtu, 01 Jun 2024, 13:36 WIBJENEWA - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada Jumat (31/5) mengatakan sebanyak 14,2 juta orang di Afghanistan saat ini diperkirakan menghadapi kerawanan pangan akut.
Laporan Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) terbaru organisasi itu untuk periode Maret-April 2024 menunjukkan "tren positif yang berkelanjutan" dengan 14,2 juta orang, atau 37 persen dari populasi Afghanistan, diperkirakan menghadapi kerawanan pangan akut, kata perwakilan FAO di Swiss Richard Trenchard kepada wartawan di Jenewa.
Jumlah tersebut menandai penurunan dramatis sejak awal 2022, ketika hampir 23 juta orang, atau sekitar 55 persen dari total penduduk, menghadapi kerawanan pangan akut, sebuah kategori yang dikenal sebagai IPC3+, kata Trenchard.
"Ini adalah skala dan laju penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah," tambahnya.
Penurunan tersebut merupakan bukti ketahanan para petani dan rakyat Afghanistan, perbaikan kondisi iklim, meningkatnya stabilisasi ekonomi negara itu, dan tingkat bantuan kemanusiaan dan non-kemanusiaan yang "sangat besar", katanya.
Namun, dia memperingatkan bahwa hal itu tidak mengubah fakta bahwa Afghanistan "tetap menjadi salah satu negara dengan krisis kerawanan pangan terbesar di dunia dalam hal nilai absolut."
"Dan lebih dari dua juta orang masih menghadapi tingkat darurat kerawanan pangan, IPC4," katanya, seraya memperingatkan bahwa situasi ketahanan pangan masih "sangat rapuh," khususnya karena kemungkinan terjadinya guncangan akibat iklim dan guncangan lain, selain juga disebabkan oleh kerapuhan ekonomi.
"Tetap sangat penting untuk terus berinvestasi dalam bantuan pangan kemanusiaan dan bantuan pertanian darurat guna mempertahankan tren penurunan ini," tambahnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI
-
Striker Inggris Ivan Toney Mengaku Tidak Bersalah dalam Kasus Dugaan Penganiayaan di Klub Malam
-
Pasar Umrah Indonesia Terus Berkembang, Jannah Firdaus Perkuat Layanan dan Fasilitas
-
Cegah Banjir, Pemkot Jayapura Minta Masyarakat Patuhi Tata Ruang
-
Gerakan Pangan Murah di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel
-
Anggaran Pendidikan Agam Capai Rp613,74 Miliar, Masuk RAPBD 2027 Rp1,60 Triliun.
-
PDC Tancap Gas, Sistem Kepatuhan Kelas Dunia Diterapkan di 31 Fungsi Perusahaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.