Pembuat Film 'Star Wars' Akui Penggunaan AI dalam Film Tak Terhindarkan
Senin, 27 Mei 2024, 10:51 WIBJAKARTA - Kreator film "Star Wars" George Lucas mengatakan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembuatan film adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, di tengah perdebatan mengenai kehadiran teknologi tersebut di industri kreatif.
Saat ditanya pendapatnya mengenai pemanfaatan AI dalam pembuatan film saat diwawancara dengan Brut BR baru-baru ini, George memulai penjelasannya dengan bagaimana perusahaan efek visual buatannya yakni Industrial Light and Magic (ILM) mengubah teknologi sinematik.
George bercerita bahwa perusahaannya telah menggunakan berbagai teknologi digital dalam proses menggarap film selama 25 tahun. Menurutnya, hal itu menjadikannya sebagai pelopor penggunaan teknologi digital dalam industri perfilman karena saat itu hanya perusahaannya yang menerapkan digitalisasi dalam proses tersebut.
"Tapi masalahnya, itu (AI) tidak bisa dihindari. Maksudku, itu seperti mengatakan, 'Aku tidak percaya mobil-mobil ini akan berfungsi. Mari kita tetap menggunakan kuda.' dan ya, kamu bisa mengatakan itu, tapi bukan begitu cara dunia bekerja," kata George dilansir dari IGN, Minggu (26/5).
Diketahui, pemanfaatan teknologi AI dalam pembuatan film menjadi topik kontroversial yang diperdebatkan oleh pelaku industri perfilman.
Persoalan AI juga menjadi salah satu poin utama dalam aksi pemogokan para penulis dan aktor Hollywood tahun lalu, di mana WGA dan SAG-AFTRA berhasil memenangkan beberapa perlindungan penting dari teknologi tersebut dalam negosiasi kontrak mereka.
Selain di industri perfilman, pemanfaatan AI juga telah menimbulkan perdebatan di bidang animasi. Namun, beberapa orang dalam industri ini mengambil sikap yang mirip dengan George, dan bukannya mencoba melawan AI, mereka mencoba menemukan cara etis untuk bekerja dengan teknologi tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Upacara Terakhir SD Kanisius Babadan Sebelum Libur
-
Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
-
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Perketat Penataan Tenda dan Mitigasi Layanan Jamaah
-
BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sumatera Utara
-
Intip Detik-Detik OTT Pembuang Sampah di Jagakarsa: Terciduk Basah oleh Kamera Petugas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.