• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cegah Jantung Koroner, Mas...

Cegah Jantung Koroner, Masyarakat Diminta Deteksi Dini

Senin, 27 Mei 2024, 20:42 WIB

JAKARTA - Data Riskesdas pada 2018 menunjukkan peningkatan kasus kematian pada usia muda atau produktif akibat penyakit jantung koroner di Indonesia. Fenomena ini dipicu oleh perilaku gaya hidup masyarakat yang tidak sehat, faktor genetik, paparan lingkungan, serta peningkatan faktor risiko kesehatan.

"Hal ini menyebabkan pergeseran kasus kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner yang sebelumnya sering dikaitkan dengan kelompok usia lanjut menjadi ancaman bagi kelompok usia muda," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis jantung dan pembuluh darah kardiologi intervensi RS Pondok Indah - Puri Indah dr. Johan Winata, Sp. J. P, Subsp. K. I (K), FIHA, dalam konferensi pers peluncuran penggunaan alat The New Revolutionary CT Scan 512 Slice with AI, di Jakarta Senin (27/5).

Ket. Foto: Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis jantung dan pembuluh darah kardiologi intervensi RS Pondok Indah – Puri Indah dr. Johan Winata, Sp. J. P, Subsp. K. I (K), FIHA tengah menerangkan tentang seluk-beluk jantung koroner, cara deteksi dini, dan pencegahannya. (Dok. RS Pondok — Sumber: Istimewa

Tidak hanya meningkatkan risiko kematian dini pada usia muda, mereka yang mengalami penyakit jantung koroner cenderung merasakan dampak signifikan karena adanya penurunan kualitas hidup. Hal ini karena penderita mengalami keterbatasan aktivitas fisik, serta meningkatkan risiko komplikasi penyakit lain yang lebih serius.

"Penyakit jantung koroner berdampak pada kesehatan mental dan meningkatkan beban finansial. Untuk itu, langkah-langkah pencegahan seperti menerapkan gaya hidup sehat, mengelola faktor risiko, dan secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan diperlukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan risiko penyakit jantung koroner," ujar dr. Johan.

Dengan berbagai dampak gangguan jantung yang mengintai, kesadaran akan pentingnya deteksi dini pada usia produktif melalui medical health check-up rutin perlu ditingkatkan. Langkah ini berguna untuk menghindari keterlambatan diagnosis dan penanganan medis.

"Deteksi dini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit. Kalau sudah muncul gejala itu artinya sudah muncul penyakit," terangnya.

Penggunaan The New Revolutionary CT Scan 512 Slice with AI sebagai salah satu modalitas diagnostik di RS Pondok Indah - Puri Indah memastikan pemeriksaan CT Scan berlangsung cepat dan nyaman bagi pasien. Pemindaian (scanning) hanya membutuhkan waktu 0,23 detik atau 1-beat cardiac (memindai dalam 1 degupan jantung).

"Hal ini memudahkan pemeriksaan pada pasien dengan aritmia (denyut jantung tidak beraturan). Pemeriksaan CT-Scan kini dapat dilakukan tanpa pasien mengonsumsi obat beta blocker (penstabil denyut jantung)," kata dia.

Teknologi Artificial Intelligent (AI) Based Automatic Patient Positioning dan TrueFidelity pada alat CT Scan ini memastikan hasil pindaian tergambar sangat jelas (high-resolution imaging) karena AI dapat mengoreksi goyangan/gerakan. Dengan demikian pasien bisa mendapatkan gambaran jantung yang presisi.

"Hasil pencitraan dengan resolusi tinggi ini juga membantu pencitraan pasien dengan kalsifikasi arteri koroner, plak, dan yang sudah dipasang ring jantung. Tentunya, hal ini dapat memudahkan dokter untuk memberi diagnosis yang lebih akurat kepada pasien," jelasnya.

Dokter spesialis radiologi RS Pondok Indah - Puri Indah dr. Kanovnegara, Sp. Rad, B.Med.Sci menjelaskan, pemeriksaan dengan The New Revolutionary CT Scan 512 Slice with AI membantu pasien mendapatkan pengalaman scan time lebih cepat, dosis radiasi lebih rendah, dan dosis cairan kontras lebih sedikit. Berbagai keunggulan ini memberi kesempatan kepada pasien dengan beragam kondisi untuk dapat melakukan pemeriksaan CT Scan dengan lebih nyaman.

"Ditambah dengan adanya fitur kecerdasan buatan (AI) untuk memberi hasil pencitraan visual beresolusi tinggi yang dapat meningkatkan akurasi diagnosis dokter," terangnya.

Kehadiran teknologi alat tersebut membantu dokter dalam mendeteksi adanya plak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Alat ini juga untuk mengevaluasi struktur jaringan anatomi jantung dan memberi pencitraan kondisi pembuluh darah lebih detail, serta dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi dini penyakit jantung pada individu yang memiliki faktor risiko penyakit jantung.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.