Tingkatkan Ekonomi Warga, Pemkab Sukabumi Luncurkan Program UMKM Naik Kelas

Kamis, 23 Mei 2024, 10:30 WIB

Sukabumi - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, meluncurkan Program Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas sebagai strategi untuk percepatan peningkatan perekonomian daerah.

Bupati Sukabumi MarwanHamamiusai menghadiri peluncuran Program UMKM Naik Kelas di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Rabu, mengatakanUMKM bisa naik kelas maka harus didukung dengan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Untuk itu Pemkab Sukabumi memberikan berbagai pelatihan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Marwan, UMKM sangat berpengaruh terhadap perekonomian nasional khususnya daerah, apalagi sektor usaha atau bisnis ini merupakan tiang penyangga perekonomian, bahkan sudah terbukti mampu bertahan dari berbagai permasalahan seperti krisis keuangan pada 1997 dan pandemi COVID -19 pada 2020-2022 serta mampu membangkitkan kembali perekonomian daerah.

Maka dari itu, program tersebut harus direalisasikan agar hasilnya maksimal dengan mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang di mana mereka dituntut harus bisa mandiri mulai mengelola usahanya, promosi dan pemasaran yang lebih luas.

Di tempat yang sama, Kepala DKUKMKabupaten SukabumiSigit Widarmadimenambahkan UMKM naik kelas merupakan upaya yang dibuat pemerintah untuk meningkatkan UMKM dan mendorong instrumen fiskal agar pelaku usaha bangkit dari kesulitan ekonomi.

"Kami menargetkan pelaku UMKM bisa terus memperluas pemasaran yang tidak hanya sebatas di pasar lokal saja, tetapi harus bisa sampai mancanegara dengan memanfaatkan teknologi digitalisasi. Kemudian program ini pun mempermudah mereka mendapatkan pembiayaanserta taat perizinan," katanya.

Di sisi lain, Program UMKM Naik Kelas diikuti oleh 100 pelaku usaha dari 47 kecamatan yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran dan sesuai indikator naik kelas. Para pelaku usaha ini mendapatkan pendampingan dari Pemkab Sukabumi selama delapan bulan ke depan dan nantinya akan dievaluasi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.