• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penganut Prinsip Kebebasa...

Penganut Prinsip Kebebasan, Kesetaraan, Persaudaraan

Rabu, 22 Mei 2024, 06:25 WIB

Kapal bajak laut adalah dunia yang terbalik. Para kru tidak mengenal negara sebagai asal mereka dan menyebut asal mereka datang dari laut. Seperti sebuah "istana" yang terapung, kapal bajak laut diawaki oleh laki-laki miskin dari berbagai agama dan negara.

Oleh karena itu kapal-kapal bajak laut menyambut semua orang yang bergabung dengan mereka dalam persaudaraan kecuali perempuan, yang dianggap membawa sial. Di dek kapal bajak laut, juga tidak ada peringkat sosial. Setiap orang harus memberi suaranya untuk mengambil keputusan dan mendapat bagian yang adil, jauh dari gambaran anarki seperti digambarkan oleh film-film Hollywood.

Ket. Foto: Ilustrasi bajak laut. — Sumber: afp/ Kirill KUDRYAVTSEV

"Persahabatan antara kaum laki-laki di kapal bajak laut bisa sangat dekat. Dua pelaut akan terikat dalam suatu ikatan agar harta benda mereka, jika mereka meninggal, dapat dikirim kembali ke keluarga mereka atau diwariskan satu sama lain," kata sejarawan Katherine Howe, editorBook of Piratesterbitan The Penguin.

Sebagian besar bajak laut sebenarnya berupaya untuk menghindari kekerasan sebisa mungkin karena mereka lebih memilih aksi teror sebagai taktik umum untuk membujuk korban agar menyerahkan harta karun dan sering kali melibatkan aksi sandiwara dramatis.

Pemakaian bendera hitam bajak laut yang dihiasi gambar tengkorak dan tulang bersilang misalnya, dimaksudkan untuk memberi tahu para kru kapal lain agar ketakutan dan mau menyerahkan harta yang mereka bawa.

"Serbuan bajak laut bukan sekedar penyiksaan demi kepentingan mereka sendiri, melainkan tentang persuasi aktif," tutur Howe.

Pada akhirnya, pembajakan bukanlah sebuah cara hidup, melainkan sebuah tindakan pembangkangan. Kebanyakan dari "anjing laut" yang memimpikan sebuah upeti yang besar, jarang meraih apa yang mereka inginkan dan bahkan hampir semua bajak laut menemui akhir yang tidak bahagia. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Jeep Terbakar Tewaskan Dua Penumpang di Tol Jagorawi, Kronologinya Mengerikan!

Ekosistem Industri Lurik Didorong Pemerintah Sekuat Batik Agar Tembus Pasar Global

Dishub DKI Jakarta Ditiadakan Ganjil Genap 25 Agustus 2026, Cek Aturannya di Sini

500 UMKM Disiapkan Pembinaan & Pemberdayaan Komprehensif lewat Lembaga Inkubasi

Kesadaran Pengelola Medsos Akan Masa Depan Anak, Instagram Hadirkan Fitur Orangtua

Dunia Pendidikan Dilecehkan, Dua Profesor Universitas Soedirman Diringkus KPK

Sinergi bersama Pemprov NTT, NTB dan Bali, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Bencana Lewat Mandiri Peduli

Petugas Gabungan Gerilya Padamkan Api Arjuno-Welirang

Sang Saka Berkibar di Puncak Gamalama

Polda Metro jaya Kejar Bandar Narkoba ke Singapura, Kolombia Bakar 4,5 Ton Kokain

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum IBMA

10 Daftar Destinasi Piknik yang Masuk Prioritas, Apakah Termasuk Daerahmu?

Para Pelaku UMKM Harus Terus Didampingi

Jepang Eksekusi Mati Pelaku Pembakaran Tempat Judi Pachinko

Kalimantan Bisa Saja Harus Eksodus Besar-besaran Hadapi Kabut Asap karena Terdapat 1.500 Zona Api

Mikel Arteta Terlalu Bersemangat, Sudah Tak Sabar Sambut Laga Perdana

Dua Penumpang Tewas Terjebak di Dalam Jeep Mercedes-Benz yang Terbakar di Tol Akibat Kecelakaan

IBMA Resmi Dibentuk, Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Berstandar Global

Gawat, Banten Bakal Diaduk-aduk, Ada 160 Perusahaan Tambang Siap Beraksi

Mercedes-Benz Menabrak Truk Kontainer di Tol Jagorawi, Dua Orang Tewas Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.