- Home
-
- Megapolitan
-
- Layanan Embarkasi Bekasi D...
Layanan Embarkasi Bekasi Dikeluhkan
Senin, 13 Mei 2024, 04:20 WIBJAKARTA - Pelayanan embarkasi calon haji Bekasi banyak dikeluhkan. Salah satunya, jam masuk asrama dinilai terlalu dini. Namun, penjabat Gubernur Jawa, Barat Bey Triadi Machmudin, mengeklaim bahwa keluhan calon haji di asrama haji Bekasi sudah ditangani.
Dia antara lain menerima keluhan dari kelompok terbang (kloter) 1 dan 2. Dia mengatasinya dengan koordinasi bersama Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Ajam Mustajam.
"Ada sejumlah keluhan yang saya dapat dari calon haji yang baru masuk asrama. Saya cek langsung ke asrama," katanya dalam keterangannya di Bandung, Sabtu.
Bey menjelaskan, untuk keluhan pertama, datang dari jamaah kloter 1 Bekasi, terkait jam masuk asrama yang dinilai terlalu dini. Ini langsung dikonsultasikan dengan Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat Ajam Mustajam.
"Jadwal kedatangan ke embarkasi sudah diubah. Pelayanan paling pagi pukul 05.00, dan paling malam pukul 23.00. Jadwal ini berlaku untuk embarkasi Bekasi dan Indramayu," katanya.
Cukup Istirahat
Tujuan perubahan jam ini sendiri, agar jamaah cukup istirahat menjelang keberangkatan. Petugas haji pun harus menjaga stamina karena melayani hingga hampir satu bulan lamanya. "Jamaah mengeluhkan waktu di asrama yang terlalu lama. Ini menyebabkan kelelahan karena mereka harus segera masuk. Sedangkan di sini juga tidak ada kegiatan," katanya.
Keluhan berikutnya, lanjut dia, terkait kamar yang tercampur antara laki-laki dan perempuan, sehingga perlu menunggu untuk pengaturan ulang kamar. "Ada yang menunggu sampai pukul 5, baru mendapat kamar," kata Bey.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PART Catat Pertumbuhan Penjualan 38,23% pada 2025, Perkuat Diversifikasi Manufaktur dan Siapkan Right Issue serta Buyback Saham.
-
Jakarta World FolkFest 2026 Resmi Digelar, Diikuti 115 Delegasi dari Rusia hingga Korsel
-
KPK dan OJK Kolabosi Cegah Korupsi di Sektor Jasa Keuangan
-
Pagi Ini Ayam Jantan Mulai Berkokok Lagi, Tanda-tanda Kebangkitan Prancis?
-
Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pemerintahan
-
Tim Patroli Presisi Sisir Titik Rawan Demi Cegah Tawuran dan Kejahatan di Jakarta Selatan
-
Syarat Damai, Iran Tuntut AS Cabut Sanksi Ekspor Minyak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.