Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Kenalkan 'Prima Antre'

📅 Sabtu, 11 Mei 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Kenalkan 'Prima Antre' Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari saat meninjau pelayanan di Disdukcapil Kota Bogor, Rabu (8/5).

BOGOR - Untuk mengurus segala keperluan kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, memperkenalkan "Prima Antre" sejak 2 Mei. Ini adalah sistem antrean untuk memudahkan warga yang akan mengurus dokumen kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, menjelaskan aplikasi bernama "Prima Antre" dipakai untuk mendapat jadwal antrean pelayanan, tanpa harus datang terlebih dulu. Menurutnya, kondisi Disdukcapil Kota Bogor saat ini lebih tertib karena tidak ada kerumunan antrean warga.

"Saya lihat lebih tertib. Warga sudah mulai paham. Saya kira ini sudah mulai mengedukasi masyarakat," ujarnya. Ganjar menjelaskan, warga bisa dengan mudah memanfaatkan pelayanan ini dengan mengakses laman disdukcapil.kotabogor.go.id.

"Jika pada tanggal yang dipilih sudah penuh, maka sistem akan memberikan ruang tanggal berikutnya, kecuali hari libur. Saya kira ini sudah mengedukasi masyarakat," jelasnya.

Ganjar menyebut, kuota nomor antrean yang tersedia dalam sistem satu hari sebanyak 200. Warga Kota Bogor yang belum sepenuhnya memahami sistem antrean secara daring, Disdukcapil memberi solusi.

Pertama, jika memiliki perangkat telepon pintar, akan dibantu booking antrean daring oleh petugas. Kedua, warga akan dibantu mengajukan dokumen kependudukan secara daring. Ketiga, jika kedua cara tersebut masih dirasa sulit, kantor kecamatan diminta membantu layanan secara manual.

"Jadi, kantor kecamatan menerima pelayanan dokumentasi kependudukan tanpa antrean online. Saat ini kita trial and error dulu. Jika masyarakat sudah teredukasi, maka seluruh kecamatan harus online," tandas Ganjar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.