Tentara Arakan Tangkap Ratusan Personel Junta

Selasa, 07 Mei 2024, 02:25 WIB

BANGKOK - Sebuah kelompok etnis bersenjata Myanmar pada Senin (6/5) mengatakan bahwa mereka telah merebut sebuah komando militer dan menahan ratusan personel junta di Negara Bagian Rakhine barat. Penangkapan itu merupakan pukulan terbaru terhadap militer.

Bentrokan telah mengguncang Rakhine sejak Tentara Arakan (AA) menyerang pasukan keamanan pada November, mengakhiri gencatan senjata yang sebagian besar telah dilaksanakan sejak kudeta junta pada 2021.

Ket. Foto: Ditangkap | Ratusan personel junta Myanmar yang ditangkap kelompok etnis bersenjata Tentara Arakan duduk di sebuah lapangan seperti dipublikasikan saluran media Tentara Arakan pada Senin (6/5). Penangkapan ini terjadi setelah kelompok etnis bersenjata Tentara Arakan berhasil merebut sebuah komando militer di Negara Bagian Rakhine barat.  — Sumber: RFA/Arakan Army Information Desk

Militer masih menguasai ibu kota negara bagian Sittwe, tetapi pejuang AA telah merebut wilayah di distrik sekitarnya, termasuk pangkalan di perbatasan dengan India dan Bangladesh.

Sebuah video yang dirilis oleh saluran media AA mengatakan kelompok itu telah merebut Komando Operasi Militer (MOC) 15 di dekat Kota Buthidaung, sekitar 90 kilometer utara Sittwe. Video tersebut juga menunjukkan sekitar 200 orang duduk di lapangan. Video tersebut tidak menyebutkan kapan para pejuangnya merebut lokasi tersebut, namun media lokal melaporkan bentrokan rutin di sekitar Buthidaung dalam beberapa hari terakhir. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.