- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hujan Deras Picu Peringata...
Hujan Deras Picu Peringatan Banjir Bandang di Singapura
Minggu, 05 Mei 2024, 11:01 WIBSINGAPURA - Hujan lebat mengakibatkan peringatan banjir bandang di lebih dari 10 lokasi di Singapura pada Sabtu (4/5). Cuaca buruk juga mempengaruhi penerbangan di Bandara Changi.
Badan air nasional Singapura, PUB, mengeluarkan peringatan banjir bandang pertama sekitar pukul 06.55 pagi pada hari itu, dan mendesak masyarakat untuk menghindari persimpangan Jalan Mountbatten dan Jalan Tanjong Katong Selatan di bagian timur negara itu.
Peringatan serupa juga dikeluarkan sepanjang pagi dan sore hari, meliputi kawasan seperti Craig Road di kawasan Tanjong Pagar, Jalan Paya Lebar Atas, Jalan Seaview di kawasan Marine Parade, serta sebagian Jalan Boon Lay di sebelah barat.
"Curah hujan terberat sebesar 107,2 mm tercatat di Singapura bagian barat mulai pukul 07.30 hingga 13.30," kata PUB dalam update di Facebook pada pukul 18.35.
"Jumlah ini setara dengan 65 persen rata-rata curah hujan bulanan di Singapura pada bulan Mei, dan termasuk dalam 3 persen curah hujan harian maksimum yang tercatat sejak tahun 1978."
Menyikapi video yang beredar online yang menunjukkan tempat parkir kondominium kebanjiran di Balmoral Crescent, PUB mengatakan hal itu bukan disebabkan oleh hujan lebat.
Berdasarkan penyelidikan awal, kerusakan katup pada tangki penyimpanan alat penyiram di ruang bawah tanah menyebabkan air meluap dan membanjiri tempat parkir mobil, kata badan tersebut.
"Ini adalah insiden tersendiri yang tidak disebabkan oleh curah hujan. Pada saat kejadian, curah hujan di wilayah tersebut tidak deras dan saluran-saluran di sekitarnya tidak mengalir dengan kapasitas penuh."
Meskipun hujan lebat berkepanjangan melanda Singapura, tidak ada kejadian banjir bandang, kata PUB.
Di Bandara Changi, seorang penumpang mengatakan kepada CNA bahwa penerbangannya dari Singapura ke New York City di Terminal 3 telah diubah terlebih dahulu ke Terminal 1 sebelum ditunda.
"Hal ini disebabkan oleh cuaca buruk, hujan deras, dan peringatan petir yang dikeluarkan," demikian pengumuman bandara. "Kami tidak dapat menaiki penumpang karena masalah keselamatan dan peringatan petir yang dikeluarkan."
Pemeriksaan di situs Bandara Changi menunjukkan penundaan pada beberapa penerbangan. Dua penerbangan Singapore Airlines yang berangkat dari Terminal 2 tujuan Osaka dan Tokyo diundur setidaknya 30 menit.
Bandara Changi kemudian mengeluarkan peringatan yang berbunyi: "Karena cuaca buruk dan peringatan petir, ada penundaan dalam penyerahan bagasi karena kami memprioritaskan keselamatan petugas darat kami."
Bandara menambahkan bahwa penumpang yang terkena dampak dapat menemui staf di darat untuk mendapatkan minuman gratis.
Mereka juga dapat keluar dan masuk kembali ke area pengambilan bagasi setelah bagasi mereka siap untuk diambil.
"Untuk maskapai penerbangan tertentu, layanan pengiriman bagasi gratis tersedia untuk penumpang yang terkena dampak," kata pihak bandara.
Pihak maskapai meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh hujan lebat. Pengumuman publik dibuat di terminal agar penumpang mendapat informasi terkini.
"Kami menyarankan penumpang untuk terus mendapatkan informasi terbaru dengan mengecek maskapai masing-masing dan memantau halaman status penerbangan Bandara Changi atau aplikasi Changi untuk informasi terkini," tambahnya.
Putaran kedua acara LIV Golf di Sentosa juga terkena dampaknya, dengan pemberitahuan di situs web turnamen yang menyatakan bahwa waktu bermain telah diundur dan tidak akan dimulai sebelum pukul 13.45. Para pegolf melakukan tee off pada pukul 14.00, lebih dari empat jam setelah waktu mulai awal.
Turnamen yang menampilkan beberapa pegolf top dunia, termasuk pemenang Major Jon Rahm dan Brooks Koepka, dijadwalkan berakhir pada Minggu.
Badan Meteorologi Singapura mengatakan awal pekan ini bahwa hujan petir sedang hingga lebat diperkirakan terjadi pada pagi dan sore hari hampir setiap hari dalam dua minggu pertama bulan Mei.
Selain itu, badai Sumatera dapat menyebabkan hujan lebat yang meluas disertai angin kencang pada beberapa pagi hari, kata Dinas Met pada 2 Mei.
"Total curah hujan pada paruh pertama Mei 2024 diperkirakan berada di atas rata-rata di sebagian besar wilayah pulau ini."
PUB mengatakan perubahan iklim cenderung menyebabkan cuaca ekstrem seperti badai yang lebih hebat, sehingga mengimbau masyarakat untuk terus mendapatkan informasi terbaru tentang peringatan risiko hujan lebat dan banjir, melalui aplikasi MyENV atau akun X PUB dan saluran telegram Peringatan Banjir.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
BI Percaya Diri, Inflasi 2026–2027 Tetap Jinak di Kisaran Target
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Gigi Mumi Bolivia Tulis Ulang Asal-usul Demam Scarlet
-
Sinergi Asean: Filipina dan Singapura Resmikan Kerangka Kerja Pengurangan Emisi Karbon
-
Badan Pegal-pegal dan Otot Tak Seimbang? Ini 4 Kebiasaan yang Harus Anda Perbaiki
-
Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.