Indonesia-India Patut Mainkan Peran Wujudkan Target SDGs Global

Jumat, 03 Mei 2024, 08:22 WIB

JAKARTA - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan bahwa Indonesia dan India, sebagai dua negara besar di dunia, patut memanfaatkan pengaruhnya untuk memastikan terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sekaligus meredakan ketegangan dunia.

Dino mengatakan, rivalitas yang meruncing antar negara-negara dunia menyebabkan pengeluaran pertahanan melonjak dan komitmen pengeluaran finansial untuk transisi hijau dan pencapaian target SDGs merosot.

"Saya harap Indonesia dan India dapat bekerja bersama untuk meredakan hal tersebut dan, apabila bisa, mengarahkannya ke hasil yang jauh lebih positif," katanya dalam saat membuka Jakarta Futures Forum di Jakarta, Kamis (2/5) malam.

Mantan wakil menteri luar negeri RI itu mengatakan, ketika negara-negara maju sungkan membantu mendanai negara-negara berkembang melaksanakan transisi hijaunya, mereka justru amat mudah mengeluarkan biaya untuk urusan geopolitik.

Salah satu contohnya adalah Amerika Serikat yang baru saja mengesahkan RUU paket bantuan sebesar 95 miliar dolar AS (Rp1,54 kuadriliun) untuk membiayai sektor pertahanan dan perang di Eropa, Timur Tengah, dan untuk Taiwan, ucap dia.

Padahal, laporan PBB menyatakan bahwa target SDGs secara global yang pemenuhannya sesuai rencana(on-track)pada 2023 hanya mencapai 12 persen. Sementara, lebih dari 50 persen pemenuhan target mengalami stagnasi, dan pencapaian target SDGs di sejumlah negara justru mengalami kemunduran.

Apalagi, saat ini hanya tersisa enam tahun menjelang 2030, tahun di mana SDGs ditargetkan terpenuhi sempurna.

Dino menyebut, dunia membutuhkan setidaknya 4 triliun dolar AS (Rp64,69 kuadriliun) setiap tahunnya untuk memastikan target SDGs dapat rampung tepat waktu. Meski demikian, ia mengaku tak yakin akan ada negara besar yang mau ikut tanggung renteng.

Oleh karena itu, Dino mengatakan bahwa Indonesia dan India patut mengambil peran untuk meredakan rivalitas antar kuasa dunia dan mempromosikan hubungan kerja sama yang baik antar negara, salah satunya demi memastikan tercapainya target-target pembangunan berkelanjutan.

Ia juga berharap supaya Indonesia dan India juga berperan dalam mencegah perlombaan senjata(arms race)terjadi di kawasan Indo-Pasifik, karena hal tersebut tidak akan menguntungkan kawasan sama sekali.

Ket. Foto: Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyampaikan sambutannya dalam agenda "Jakarta Futures Forum: Blue Horizons, Green Growth" di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2024) malam. — Sumber: ANTARA/Nabil Ihsan

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.