Panglima: Kopassus Harus Tingkatkan SDM dan Alutsista

Kamis, 02 Mei 2024, 01:30 WIB

JAKARTA - Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto mengatakan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) harus meningkatkan mutu SDM dan teknologi alat utama sistem senjata (alutsista) guna memperkuat pertahanan.

"Modernisasi Kopassus ke depan akan dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia(SDM) dan dukungan alutsista yang moderen," kata Agus saat menyampaikan pidato dalam upacara perayaan HUT Kopassus ke 72 di kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (30/4).

Ket. Foto: HUT Ke-72 KOPASSUS -- Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan) bersama Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (kanan), dan Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi (kedua kiri) menaiki kendaraan usai mengikuti apel peringatan HUT ke-72 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, Selasa (30/4). Perayaan tersebut mengangkat tema Mengabdi Dengan Kehormatan Pelindung Sejati Kedaulatan. — Sumber: ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Agus menilai, peningkatan teknologi alutsista harus dilakukan guna memastikan alat perang yang dimiliki Kopassus tidak kalah bersaing dengan alutsista negara lain.

Peningkatan teknologi itu bisa dilakukan dengan melakukan terobosan dan inovasi teknologi baru di bidang alutsista.

Tidak hanya itu, kemajuan teknologi juga harus dibarengi dengan kualitas SDM yang tinggi. Dengan demikian, teknologi alutsista tersebut bisa digunakan dengan maksimal oleh para prajurit yang memiliki kemampuan teknis dan taktik di atas rata-rata.

Dengan meningkatnya dua unsur itu, dia yakin Kopassus akan lebih maksimal menjalankan misi kenegaraan demi menjaga keutuhan NKRI. "Sekali lagi saya ucapkan dirgahayu Komando Pasukan Khusus, berani benar berhasil, lebih baik pulang nama daripada gagal di medan laga. Komando," kata Agus dengan tegas.

Untuk diketahui, 16 April 1952 merupakan hari lahirnya Kopassus. Pembentukan Kopassus tersebut bermula dari adanya peristiwa pemberontakan yang dilakukan kelompok bernama Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.