Yontaifib TNI AL dan Marinir AS Lanjut Latihan Tembak Reaksi di Puslatpur Sukabumi
Senin, 29 Apr 2024, 01:03 WIBJakarta - Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Korps Marinir TNI Angkatan Laut dan prajurit Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) lanjut latihan menembak reaksi di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir 6 Antralina, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu.
Latihan menembak reaksi itu merupakan rangkaian dari Latihan Bersama (Latma) Reconnaissance Exchange (Reconex) 2024 antara Korps Marinir TNI AL dan United States Marine Forces Pacific (US Marforpac) First Marine Expeditionary Force (I MEF) 1st Reconnaissance Battalion pada tanggal 25 April sampai dengan 10 Mei 2024.
Komandan Batalyon Intai Amfibi (Danyontaifib) 1 Korps Marinir TNI AL Mayor Marinir Laili Nugroho, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Korps Marinir TNI AL di Jakarta, Minggu, menyebut latihan menembak reaksi itu merupakan bagian dari matericombat marksmanship.
Ia menjelaskan bahwa latihan itu bertujuan meningkatkan kemampuan individu prajurit untuk lebih efektif dan efisien dalam menyerang target dengan ukuran, jenis senjata, dan jarak yang berbeda-beda.
Latihan itu, kata dia, juga untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menembak tempur terutama saat mereka ada di bawah tekanan fisik dan psikis.
Dalam sesi latihan, prajurit Marinir dari dua negara mengasah kecepatan (speed) mereka saat menembak sekaligus kecekatan saat mengisi ulang (tactical reload).
"Dengan kegiatan latihan teknikspeeddantactical reload, kami berharap prajurit dapat mempelajari teknik yang tepat untuk melakukan pengisian ulang dan penembakan dengan cepat serta akurat dalam proyeksi pertempuran hutan dan urban," kata Danyontaifib 1 sebagaimana dikutip dari siaran resmi yang sama.
Dalam rangkaian Latma Reconex 2024, beberapa materi yang diterima peserta latihan mencakupcombat marksmanship, latihan menembaksniper range, tactical combat casual care (TCCC), joint-combined exchange training (JCET), close quarter battle (CQB) sUAS,ground recon patrol supported, mission planning and brief procedure, military freefall jump, danfull mission profile.
Prajurit Marinir dari Indonesia dan AS itu pada hari Sabtu (27/4) juga latihan evakuasi medis udara menggunakan Helikopter Bell 412 SP dari Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) di Lapangan Pusat Latihan dan Pertempuran (Puslatpur) Marinir 6 Antralina di Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.
Tidak hanya di Puslatpur Marinir di Sukabumi, Latma Reconex 2024 juga digelar di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Pondok Cabe, Tangerang, Banten, dan di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Latma Reconex merupakan latihan bersama yang rutin digelar oleh Korps Marinir TNI AL dan Korps Marinir Amerika Serikat tiap 1-2 tahun sekali. Latma itu pada tahun 2021 dan 2023 digelar di Marine Force Reconnaisance Battalion Camp, Pendleton, California, Amerika Serikat.
Untuk pasukan Marinir AS yang mengikuti Latma Reconex tahun ini berasal dari US Marforpac yang bermarkas di Camp H.M. Smith, Hawai?i, Amerika Serikat. Pasukan dari US Marforpac beroperasi di kawasan Indo-Pasifik, termasuk tergabung dalam latihan-latihan bersama dengan negara-negara mitra AS seperti Indonesia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
156 Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka 2026 di Palangka Raya
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
Gempa Bumi Terkini 13 Maret 2026
-
Asuransi Usaha Tani Padi Dinilai Jadi Opsi Lindungi Risiko Gagal Panen Petani
-
Aksi Bersih-bersih Sampah di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.