Alih Fungsi Lahan Meningkat, Tanah Pertanian di Kota Sukabumi Berkurang 26 Hektare

Sabtu, 27 Apr 2024, 00:14 WIB

Sukabumi - Luas lahan pertanian di Kota Sukabumi, Jawa Barat berkurang sekitar 26 hektare pada 2024 ini yang dikarenakan karena meningkatnya alih fungsi lahan pertanian seperti menjadi permukiman atau fasilitas lainnya.

"Pada 2023 luas lahan pertanian di Kota Sukabumi sekitar 1.321 hektare, tetapi pada tahun ini menjadi 1.295 hektare atau berkurang 26 hektare," kata Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Kota Sukabumi Nuraeni Komarudin di Sukabumi, Jumat.

Menurut Nuraeni, dengan semakin berkurangnya luas lahan pertanian ini tentu mempengaruhi terhadap persediaan pangan khususnya beras sehingga harus bergantung pasokan dari daerah lain.

Adapun rata-rata konsumsi beras warga Kota Sukabumi setiap tahunnya mencapai 37 ribu ton, tetapi beras yang dihasilkan dari lahan yang tersisa hanya bisa memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 30 persen atau produksi beras hanya 12 ribu ton/tahun.

Meskipun hanya bisa memenuhi sekitar 30 persen dari angka kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi daerah berjuluk Kota Mochi ini tidak pernah mengalami kelangkaan beras, walaupun pasokan ditopang dari daerah lain seperti Kabupaten Sukabumi.

Namun demikian, semakin berkurangnya lahan pertanian produktif tetap menjadi perhatian utama pihaknya karena berpengaruh terhadap produksi beras. Salah satunya dengan menggencarkan program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Di mana program ini bisa menekan alih fungsi lahan pertanian produktif dengan luas milik pemerintah 28,3 hektare dan masyarakat 17,78 hektare. Maka dari itu, Pemkot Sukabumi terus berupaya meningkatkan luas LP2B.

"Kami berupaya lahan pertanian produktif yang tersisa tidak beralih fungsi dan mengajak kepada masyarakat yang memiliki lahan untuk mengikuti program LP2B," tambahnya.

Nuraeni mengatakan untuk menghentikan alih fungsi lahan persawahan dan meningkatkan usaha pertanian, pihaknya mengupayakan peningkatan luas LP2B, sekaligus memberikan imbauan kepada pemilik lahan untuk tidak tergiur mengalih fungsikan lahannya itu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.