Pemkot Pekalongan: Harga Bahan Pokok Terpantau Variatif

Jumat, 26 Apr 2024, 17:42 WIB

PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyebutkan harga komoditas kebutuhan pokok di pasaran masih terpantau variatif pasca-Lebaran 2024.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan Supriono di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa saat ini sejumlah harga barang kebutuhan pokok masyarakat terjadi kenaikan namun lebih banyak komoditas yang mulai stabil, bahkan turun harga.

"Ya, harga barang kebutuhan pokok masyarakat di pasaran masih terpantau variatif. Kami berharap harga komoditas masyarakat bisa semuanya stabil," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Perdagangan Fitria Yuliani Kartika merinci komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti gula pasir yang semula Rp17.500 per kilogram kini naik menjadi Rp18 ribu per kilogram, dan cabai merah besar semula Rp40 ribu per kilogram naik Rp42 ribu per kilogram.

Kemudian, harga bawang merah semula Rp45 ribu per kilogram naik menjadi sekitar Rp60 ribu per kilogram serta daging sapi semula Rp125 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp140 ribu per kilogram.

"Namun, untuk kenaikan harga seperti cabai dan bawang merah kami menyesuaikan dari pemasok barang karena Kota Pekalongan bukan daerah penghasil. Saat ini, petani di Brebes belum panen raya sehingga harga bawang merah masih relatif tinggi karena pasokan sedikit," katanya.

Ia mengatakan beberapa harga komoditas yang mengalami turun, di antaranya beras medium dan beras premium, cabai rawit merah, cabai hijau, minyak goreng, serta daging ayam.

Rinciannya, harga beras medium Rp13 ribu per kilogram, beras premium Rp16 ribu per kilogram, cabai rawit merah semula Rp45 ribu per kilogram turun menjadi Rp45 ribu per kilogram, cabai rawit hijau semula Rp35 ribu per kilogram turun menjadi Rp15 ribu per kilogram, dan minyak goreng semula Rp16.500 turun menjadi Rp15.300 per liter.

Dikatakan, harga beras yang semula relatif tinggi kini sudah turun karena saat ini, beberapa wilayah sudah masa panen raya, kemudian untuk cabai rawit merah dan hijau stok melimpah.

Pasca-Lebaran 2024, kata dia, kondisi pasar tradisional sudah normal setelah sebelumnya terjadi lonjakan pembeli.

"Kami pastikan stok barang kebutuhan pokok saat ini terpantau aman. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat tetap berbelanja sesuai kebutuhan karena pemerintah akan terus memantau dan menjaga ketersediaan komoditas," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.