Kenaikan HPP Harus Untungkan Petani

Jumat, 26 Apr 2024, 08:21 WIB

JAKARTA - Pemerintah perlu menaikkan harga pembelian pemerintah (HPP) menjadi 7 ribu rupiah dari 5 ribu rupiah untuk gabah kering panen (GKP). Sebab, saat ini harga gabah di level petani sudah anjlok.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah, mengatakan HPP memang perlu secara berkala ditinjau karena biaya produksi terus berubah naik, sementara HPP cenderung tetap dan masih di bawah BEP (break event point)

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Jika kita belajar pada pengalaman tahuan lalu, terlihat bahwa HPP 5 ribu rupiah yang ditetapkan pemerintah belum bisa menjangkau gabah/beras karena harga jauh di atas itu. Akibatnya, serapan Bulog jadi sangat sedikit," papar Said kepada Koran Jakarta, Kamis (25/4).

Namun pekan ini, lanjut Said, saat panen padi mulai, terjadi harga sudah mulai jatuh dan dengan HPP saat ini belum bisa mengangkat harga di petani sampai BEP.

"HPP harusnya menjadi alat meningkat kan harga petani jika HPP masih di bawah BEP maka kebijakan ini tidak bisa mencapai tujuan kebijakan HPP, yaitu peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan cadangan beras nasional lewat serapan Bulog yang memadai," tandasnya.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudisthira, menilai HPP itu idealnya 7.000 rupiah. Menurut Bhima, selain kenaikan biaya pupuk naik, pestisida juga makin mahal hingga biaya tenaga kerja sehingga bisa dijadikan pertimbangan.

"Harga gabah yang lebih tinggi akan membuat petani tertarik menanam padi dan menjaga regenerasi petani muda ke depannya," ucap Bhima.

Efek positif lainnya tentu berpengaruh pada menurunnya tingkat kemiskinan, terutama sebagian besar penduduk miskin ada di sektor pertanian.

Sekretaris Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Agus Ruli Ardiansyah, yang hadir secara langsung menyampaikan kondisi petani yang mengalami penurunan harga gabah.

"Berdasarkan laporan anggota SPI Pandeglang, per Senin 22 April 2024, harga Gabah Kering Panen (GKP) di Kecamatan Cikeusik sudah anjlok ke angka 4.500 rupiah per kg," ujar Agus Ruli.

Fleksibilitas harga GKP yang diterbitkan Bapanas dari 5.000 rupiah/kg menjadi 6.000 rupiah/kg tidak mampu mengerek harga gabah ditingkat petani.

Harga gabah dibawah 5.000 rupiah/kg membuat petani bangkrut. Dia menyampaikan bahwa biaya produksi petani padi sawah untuk menghasilkan satu kilogram gabah sudah mengalami kenaikan dibandingkan 2023.

Agus Ruli menyampaikan SPI mengusulkan HPP untuk gabah kering panen (GKP) dari harga 5.000 rupiah/kg menjadi 7.000 rupiah/kg. Kenaikan tersebut berada di kisaran 25 persen dari biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani (dengan metode pertanian konvensional).

Lebih Intensif

Dalam konferensi persnya di Jakarta, Kamis (25/4), Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi, mengatakan kebijakan HPP menjadi wewenang pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Diakuinya, kenaikan HPP memang membantu dan lebih realistis dengan kondisi yang dialami petani.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.