Tingkatkan Patroli, Bareskrim Sebut Jalur Laut Primadona Selundupkan Narkoba
Jumat, 19 Apr 2024, 00:34 WIBJakarta - Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Kombes Pol. Arie Ardian menyebut jalur laut masih menjadi primadona para pelaku kejahatan menyelundupkan narkoba, karena banyaknya wilayah yang kurang terawasi oleh petugas.
"Perlu diketahui jalur laut ilegal masih menjadi primadona distribusi narkoba secara ilegal, karena memang letak geografis Indonesia banyak pesisir yang berpotensi tidak diketahui petugas," kata Arie di Jakarta, Kamis.
Pada medio Maret 2024, Direktorat Tindak Pidana Narkoba bersama Direktorat Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 19 kg dan menangkap enam orang tersangka, satu diantaranya berstatus DPO.
Penyidik menggagalkan penyelundupan narkoba dengan modus ship to ship(antar kapal dengan kapal) jaringan Malaysia- Aceh.
Pengungkapan berawal dari informasi yang didapat adanya pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Aceh.
Berdasarkan laporan tersebut, penyidik. bersama Direktorat Bea Cukai melakukan pemetaan di laut hingga akhirnya bisa menangkap penyelundup 19 kg sabu.
Kedua orang tersangka yang mengambil dari jaringan di Malaysia selanjutnya masuk ke dalam perairan Indonesia, kurang lebih 7 mildari batas pantai, dari Kabupaten Idi Rayeuk, Aceh.
"Selanjutnya ditangkap juga dua orang tersangka yang akan mengambil sabu dari Km 7, 7 milbatas perairan Aceh tersebut," katanya.
Total ada empat orang kurir yang ditangkap. Penyidik melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu orang pengendali yang berada di darat.
Penyidik menyita barang bukti sabu seberat 19 kg, dari masing-masing tersangka ini mereka mendapat upah Rp 10 juta per kg dibagi oleh lima orang ini.
"Dan selanjutnya kami terus akan mengembangkan kasus ini dengan jaringan yang menyediakan narkotika jenis sabu ini dan juga kepada jaringan yang mengedarkan di wilayah Indonesia. Di mana dari hasil pendalaman bahwa sabu ini akan diedarkan di wilayah Aceh, seperti Jakarta dan Pulau Jawa," kata Arie.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pendaftaran LPDP Tahap 2 Dibuka, Ini Sosialisasi Kebijakan dan Persyaratan Terbarunya!
-
Imbas Perang, Kuwait Kucurkan Dana Darurat untuk Perbaikan Infrastruktur
-
Tayang di Bioskop, Film "Pramuka" Kisahkan Petualangan dan Aksi Berani Sekelompok Anggota Pramuka
-
Harga Emas Antam Terus Merosot Sejak 18 Juni, Pagi Ini Rp2.668.000 per Gram
-
Transfer Uang ke Bank atau E-wallet Luar Negeri Lebih Cepat dengan Aplikasi GoPay
-
Jakarta Kreatif Festival 2026 Resmi Ditutup, Sukses Raup Transaksi Rp55 Miliar
-
Reruntuhan Dinding Bata yang Jadi Surga Fotografi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.