Harga Minyak Melonjak Lebih dari 3% di Tengah Kekhawatiran Kondisi Timur Tengah
Jumat, 19 Apr 2024, 09:45 WIBHONG KONG - Harga minyak melonjak lebih dari tiga persen di awal perdagangan Asia pada Jumat (19/4) menyusul laporan ledakan yang belum dikonfirmasi di Iran, Suriah, dan Irak yang memicu kekhawatiran akan meningkatnya krisis di Timur Tengah.
West Texas Intermediate melonjak 3,66 persen menjadi 85,76 dollar AS dan Brent naik 3,44 persen menjadi 90,11 dollar AS.
Laporan tersebut muncul setelah serangan rudal terhadap Israel oleh Iran akhir pekan lalu yang diperingatkan oleh panglima militer Israel Jenderal Herzi Halevi akan mendapat tanggapan.
Teheran melepaskan lebih dari 300 rudal balistik dan jelajah serta drone penyerang, yang sebagian besar berhasil dihalau oleh pertahanan udara.
Para pemimpin negara tersebut mengatakan serangan itu merupakan respons yang sah terhadap serangan mematikan terhadap gedung kedutaan Iran di Damaskus yang dituding dilakukan oleh Tel Aviv.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Harga Minyak Mentah Naik Akibat Serangan AS-Iran, Saham Anjlok setelah Pidato Warsh
-
Pasokan Air Pertanian Jadi Prioritas, Menteri PU Andalkan Inpres Irigasi
-
TPA Pakusari Jember Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok yang Belum Padam.
-
Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi
-
Cegah Jatuh Korban, Uni Eropa Serukan Pengetatan Perbatasan Usai Krisis Imigran di Ceuta
-
Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Jeda Ketegangan AS-Iran Picu Harapan Baru di Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.