Mata Uang Iran Jatuh ke Level Terendah dalam Sepanjang Sejarah terhadap Dolar AS

Senin, 15 Apr 2024, 00:01 WIB

TEHERAN - Rial Iran pada Sabtu (13/4) terus mengalami penurunan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel dan kekhawatiran akan potensi perang.

Iran Wire melaporkan, dengan tingkat inflasi tahunan yang mencapai sekitar 50 persen, masyarakat Iran berupaya keras mengubah tabungan mereka menjadi emas.

Ket. Foto: Dolar AS melampaui angka 705.000 rial untuk pertama kalinya di pasar terbuka, Minggu (14/4). — Sumber: Istimewa

"Dolar AS melampaui angka 660.000 rial untuk pertama kalinya di pasar terbuka," kata laporan itu.

Penuruna berlanjut pada Minggu, CNBC menulis, rial anjlok ke rekor terendah terhadap dolar di pasar tidak resmi, setelah Teheran melancarkan serangan rudal dan drone secara besar-besaran ke Israel pada Sabtu malam, sehingga memperburuk ketegangan di Timur Tengah.

"Nilai tukar berada pada 705.000 rial per dolar AS di pasar terbuka sekitar pukul 10.30 waktu setempat pada hari Minggu," menurut data dari situs pemantauan valuta asing Bonbast.

Sejak itu, mata uang Iran mengurangi beberapa kerugian.

Penurunan nilai rial terjadi beberapa jam setelah Iran mengerahkan serangan drone dan rudal besar-besaran terhadap Israel pada Sabtu malam, sebagai tanggapan atas dugaan serangan Israel yang menewaskan beberapa komandan penting Iran di Damaskus awal bulan ini.

Penurunan mata uang Rial semakin intensif setelah serangan Israel baru-baru ini terhadap konsulat Iran di Suriah dan ketegangan yang terjadi antara kedua negara.

Pemerintah Iran belum memberikan penjelasan publik atas penurunan tajam mata uang Rial.

"Kombinasi dari melemahnya mata uang, meningkatnya ketegangan, dan potensi ketidakseimbangan perdagangan mengancam akan menciptakan kesulitan ekonomi yang signifikan bagi rakyat Iran," tulis Iran Wire.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Transjakarta Operasikan Armada Bantuan karena KRL Bogor-Jakarta Kota Alami Gangguan

KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang

Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja via Media Sosial di Balikpapan.

Gangguan KRL Bikin Penumpang Terdampak, Transjakarta Langsung Operasikan Armada Bantuan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.

Namanya Mirip, Band Metal Demon Hunter Gugat Netflix terkait Pelanggaran Merek Dagang "Kpop Demon Hunters"

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU.

Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis

Bantu Korban Gempa NTT, PMI DKI Jakarta Kirim Tim Medis ke Wilayah Terdampak

HUT ke-81 Jawa Barat, Sejarah Berdirinya Jabar Dibacakan dengan Lima Dialek Sunda.

Disperindag Kabupaten Lebak: Pasokan Melimpah, Harga Komoditas Cabai dan Bawang Turun 

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Ngajak "Ngopi Cetar" di Kantor Wali Kotaa

Emas Antam Makin Mahal! Harga Hari Ini Meroket Rp80.000 per Gram Jadi Rp2,725 Juta/Gram

Harga Cabai Rawit Tembus Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650: Cek Harga Pangan Terbaru!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.