Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Penusukan Massal di Sydney
Minggu, 14 Apr 2024, 04:00 WIBJakarta - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penusukan di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction diSydney, Australia, pada Sabtu sore waktu setempat.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugrahamengatakan bahwa setelah kejadian itu, Konsulat Jenderal RI diSydney segera berkoordinasi dengan Kemlu Australia dan kepolisian setempat untuk memastikan adanya korban WNI.
"Kami juga menghubungi simpul-simpul masyarakat Indonesia, dan dipastikan hingga saat ini, tidak ada informasi korban WNI dalam serangan itu," tutur Judha melalui pesan singkat.
Dia menyebut jumlah WNI di Sydney sekitar 10.000 orang, yang sebagian besar adalah pelajar/mahasiswa dan pekerja migran.
KJRI menyediakan nomor telepon bantuan +61 4034 544 478 bagi WNI yang menghadapi situasi darurat terkait insiden tersebut,
Seorang pria melakukan penikaman terhadap sembilan orang di mal dekat Pantai Bondi tersebut pada Sabtu sore pukul 16.00 (11.00 WIB). Lima korban dilaporkan tewas, sementara lainnya dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Polisi menembak mati sang pelaku, yang hingga kini belum diungkap identitas dan motif kejahatannya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
SIM Keliling Hari Minggu Hanya Ada di Dua Lokasi, Buka Sampai Pukul 12.00
-
KKP Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sampang, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir
-
Hampir Sempurna! Zverev Nyaris Kehilangan Fokus Sebelum Gilas Valentin Royer di Wimbledon
-
Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Bangka Tengah Soroti WTP dan TPP ASN
-
Dua Kapal RI Ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia
-
Cegah Karhutla, BTN Bunaken Tutup Pendakian Gunung Manado Tua
-
No Na Rilis Lagu Baru "Honk", Terinspirasi dari Fenomena "Om Telolet Om"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.