Gerak Cepat, Basarnas Banjarmasin Evakuasi Tiga Pemancing Tersambar Petir
Minggu, 14 Apr 2024, 09:31 WIBBanjarmasin - Basarnas Banjarmasin bersama tim gabungan mengevakuasi tiga orang pemancing yang diduga tersambar petir di kawasan Waduk Riam Kanan, Desa Bunglai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu tengah malam, mengatakan total korban sebanyak empat orang diduga tersambar petir saat memancing ikan.
"Tiga orang sudah dievakuasi, sedangkan satu korban lainnya masih pencarian diduga tenggelam di sekitar Waduk Riam Kanan," ujarnya.
Dia menjelaskan berdasarkan keterangan warga, empat korban tersebut memancing di lanting daerah Vilak Vilak, pada Sabtu (13/4) malam.
"Tak lama kemudian keempat korban tersambar petir. Awalnya ada dua korban yang dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara dua korban lainnya hilang diduga tenggelam di waduk," ujar dia pula.
Setelah menerima informasi dua korban hilang, kata dia, Basarnas Banjarmasin mengerahkan personel dan langsung melakukan pencarian di sekitar Waduk Riam Kanan.
Lebih lanjut, Al Amrad menuturkan sekitar pukul 00.10 WITA, tim gabungan menemukan jasad korban atas nama Sholihin yang terdampar sekitar 20-30 meter dari tempat memancing.
Ia mengatakan saat ini personel masih berusaha mencari satu korban lainnya yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan dari Basarnas Banjarmasin, kepolisian, dan masyarakat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan pencarian hingga tengah malam, semoga korban yang satu lagi segera ditemukan," ujar Al Amrad.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dari Modal Rp5 Juta, Mama Khas Banjar Tumbuh Jadi Pusat Oleh-Oleh Berkat Digitalisasi
-
Heboh "Marquez Curse" di Mandalika, Veda Ega Pratama: Kami Sama Sekali Tak Terpengaruh
-
Herdman Matangkan Strategi Hadapi Piala AFF
-
Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah di Kotim Tuai Respons Positif, Pererat Hubungan Orang Tua dan Anak.
-
Cuaca Jakarta Senin: BMKG Prediksi Hujan Ringan Sore hingga Malam
-
Ebola Kongo Makin Mengerikan, Rantai Penularan Misterius dan Sulit Dilacak
-
Diusianya Ke 26 Tahun, Hukumonline Perluas Dampak Sosial Lewat AI Hukum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.