Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendaraan Merayap, Ruas Jalan Pandeglang-Labuan Terjadi Antrean Panjang di Lebaran Kedua

📅 Jumat, 12 Apr 2024, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kendaraan Merayap, Ruas Jalan Pandeglang-Labuan Terjadi Antrean Panjang di Lebaran Kedua Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Ruas jalan Pandeglang menuju Labuan,Banten, dari siang hingga malam ini terjadi antrean panjang sehingga pergerakan lalu lintas kendaraan berjalan pelan dan merayap.

Pandeglang - Terjadi antrean panjang di ruas jalan Pandeglang menuju Labuan, Banten, pada Kamis, dari siang hingga malam sehingga pergerakan lalu lintas kendaraan berjalan pelan dan merayap.

"Kami terjebak hingga delapan jam di ruas jalan Pandeglang - Labuan," kata Soleh (35) warga Menes, Pandeglang, Kamis.

Perjalanan dari Serang hingga ruas jalan Pandeglang - Labuan itu cukup melelahkan, padahal biasanya ditempuh dengan waktu dua jam.

Kepadatan kendaraan pada lebaran hari kedua itu terjadi merata di berbagai wilayah mulai lintasan dari Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang menuju arah Pandeglang - Labuan.

Kebanyakan pengendara bertujuan ke sejumlah objek wisata pesisir pantai barat Provinsi Banten, di antaranya kawasan Pantai Carita, Sumur Ujung Kulon dan Tanjung Lesung, katanya.

Diki, seorang petugas pos pengamanan Majasari Pandeglang mengaku kepadatan kendaraan dari siang hingga malam itu disebabkan membludaknyawisatawan yang mengunjungi kawasan pantai mulai dari Anyer, Carita sampai kawasan wisata Tanjung Lesung.

"Kami yakin antrean kendaraan ini karena banyak perempatan jalan, dan pemotongan arus kendaraan yang menuju kawasan wisata.sehingga menimbulkan kemacetan," katanya.

Meskipun demikian, antrean kendaraan itu dapat diatasi karena petugas bekerja keras untuk menguraikan banyaknya kendaraan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.