Pengawasan Keamanan Pilkada 2024 Dinilai Perlu Ditingkatkan
Sabtu, 06 Apr 2024, 01:50 WIBJAKARTA - Pengamat politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat menilai pengawasan keamanan perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi terjadinya kericuhan selama proses pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
"Jadi, antisipasinya itu dapat dilakukan melalui beberapa langkah. Pertama, tentu saja biar tidak risau ada peningkatan pengawasan. Jadi, keamanan itu di pengawasan keamanan ditingkatkan oleh aparat polisi dan TNI di lokasi pemungutan suara," kata Cecep saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (5/4).
Selain itu, kata dia, sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat perlu dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya kericuhan tersebut. "Ya termasuk ini, yang ketiga, peningkatan koordinasi antara pihak-pihak yang terkait, penyelenggara pemilu, partai politik, masyarakat sipil," ujarnya.
Sementara itu, Cecep mengatakan bahwa teknologi informatika dapat digunakan untuk memantau dan mengelola proses pilkada serentak dengan efisien.
Ia lantas mengingatkan agar mekanisme penyelesaian sengketa yang adil dan transparan untuk Pilkada serentak 2024 juga perlu diperkuat.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi meluncurkan tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/3). ν Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru untuk Lindungi Pengguna dari Penipuan
-
Kementan: Peran Penyuluh Penting Dongkrak Produktivitas dan Ketahanan Pangan
-
Wali Kota Tangerang Tegaskan Suap Rusak Birokrasi, Ajak ASN Berantas Korupsi
-
Janice Tjen Gagal Melaju ke Babak Kedua Libema Open 2026
-
Pesona Klenteng Thian Hou Kiong yang Bersejarah di Indonesia Timur
-
Gaspol Kendaraan Listrik! Jakarta Target Pangkas Emisi 50 Persen di 2030, Ini Strateginya
-
UMKM Terangkat. Industri Mebel Indonesia Serap Lebih dari 2,1 Juta Pekerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.