• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Final OlympiAR 2024, 5 Tim...

Final OlympiAR 2024, 5 Tim Unggulan Siap Adu Gagasan Pertambangan Berkelanjutan

Sabtu, 06 Apr 2024, 09:34 WIB

JAKARTA - Setelah melewati proses penjurian ketat dan menyingkirkan ratusan tim se-Indonesia, kini lima tim terbaik bersaing memperebutkan posisi juara di Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2024.

Lima tim yang melaju ke babak final yakni 1 tim dari Universitas Jenderal Soedirman, 2 tim dari Institut Teknologi Bandung, 1 tim dari UPN "Veteran" Yogyakarta, serta 1 tim dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.

Ket. Foto: Lima tim siap adu gagasan pertambangan berkelanjutan di final OlympiAR 2024. — Sumber: Istimewa

Yogyakarta didaulat menjadi tuan rumah gelaran final OlympiAR 2024. Bukan tanpa sebab, selain karena dua dari lima tim finalis berasal dari perguruan tinggi di kota pelajar tersebut, sekitar 25% total pendaftar datang dari Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Penjurian babak final yang melibatkan para praktisi pertambangan dan akademisi dari berbagai wilayah termasuk dari universitas di Sumatera Utara akan dilaksanakan pada 4 Mei 2024. Di hari yang sama akan digelar pengumuman pemenang OlympiAR 2024 di mana pejabat tinggi universitas dari para tim finalis, sivitas akademika serta jajaran pejabat pemerintahan terkait diundang untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada tim finalis yang akan bertarung hari itu.

Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan OlympiAR merupakan wadah yang disediakan perusahaan untuk membantu mahasiswa se-Indonesia mengejar kedalaman pengetahuan pertambangan berkelanjutan serta mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan potensi diri. Ini merupakan komitmen perusahaan untuk turut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Selamat kepada lima tim terbaik, para OlympiAR Warrior, yang akan mempertarungkan gagasan-gagasan kalian di babak final nanti. Juga selamat kepada 200 tim dari berbagai universitas di Indonesia, dari Sumatera hingga Papua, yang telah berani mendaftarkan diri ke OlympiAR di akhir tahun lalu," kata Ruli di Jakarta kemarin.

Memasuki babak final, para peserta diberikan waktu 20 hari untuk mempersiapkan materi presentasi mengenai Further Exploration Design, Metalurgical & Processing Conceptual, dan Environmental Conceptual & Impact dari data Geokimia di prospek Barani.

OlympiAR, kompetisi bergengsi yang menyasar mahasiswa jurusan Tambang, Geologi, Teknik dan Ilmu Lingkungan se-Indonesia, telah dua kali diselenggarakan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI).

Seperti tahun sebelumnya, tahun ini tim pemenang bakal membawa pulang hadiah ratusan juta rupiah. Pemenang pertama juga memperoleh kesempatan magang 3 bulan penuh dan dibiayai oleh Tambang Emas Martabe yang berlokasi di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan OlympiAR kali ini sangat menarik karena selain dari Yogyakarta dan sekitarnya, banyak tim dari tanah Sumatra berani mendaftarkan diri untuk bersaing dan unjuk kemampuan. Sebut saja dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Bangka Belitung, Universitas Jambi, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Lampung.

"Tahun ini terjadi peningkatan signifikan jumlah peserta yang mendaftar di OlympiAR sebesar 200% dibandingkan dengan OlympiAR 2022. Setelah lolos proses validasi yang ketat, 161 tim dari 28 universitas berhasil mengikuti babak pertama OlympiAR 2024. Hingga babak kedua, tim dari Universitas Syiah Kuala sebagai perwakilan peserta dari Sumatra berhasil lolos dalam 20 besar," terangnya.

OlympiAR 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga melatih ketajaman mahasiswa dalam menganalisis potensi sumber daya mineral yang akan dihasilkan melalui studi kasus di area tambang, sehingga memperdalam pengetahuan mereka di bidang pertambangan berkelanjutan.

Sebelumnya, OlympiAR perdana yang berlangsung pada 2022 diikuti 72 tim dari 26 universitas di Indonesia. Tim Magsite dari Universitas Diponegoro berhasil meraih juara pertama. Sementara, juara kedua diduduki tim Sylvite dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara tiga ditempati tim Enargite dari UPN Veteran Yogyakarta.

OlympiAR adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender.

Sokong ISMC XIV

Selain menyelenggarakan OlympiAR 2024, pada tahun ini Agincourt Resources mendukung pelaksanaan the 14th Indonesia Student Mining Competition (ISMC XIV) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Tambang ITB. ISMC ialah kompetisi mahasiswa pertambangan berskala internasional yang mempertemukan 15 tim berbakat dari berbagai universitas di dalam negeri, juga dari Australia dan Malaysia.

Dalam rangkaian kegiatan ISMC XIV, General Manager Operations Agincourt Resources Rahmat Lubis menyampaikan paparan aktivitas operasional Tambang Emas Martabe di depan para mahasiswa. Menurutnya, Agincourt Resources berkomitmen untuk terus menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan melalui prioritas pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi.

Selain itu, lanjut Rahmat, penguatan dan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam dunia tambang turut menjadi komitmen yang dipegang Agincourt Resources. Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan OlympiAR dan dukungan terhadap kegiatan seperti ISMC yang merupakan medium bagi para mahasiswa untuk mempertajam keilmuan yang didapat dari kampus.

"Kami mendukung kompetisi ilmiah bagi mahasiswa sebagai bagian dari komitmen kami untuk mendorong pengembangan keilmuan bidang pertambangan yang berkelanjutan," pungkasnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.