Penggunaan AI di Pemerintahan Harus Prioritaskan Keamanan
Kamis, 04 Apr 2024, 01:49 WIBJAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di pemerintahan memprioritaskan aspek keamanan demi memitigasi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.
Ketika menjadi pembicara kunci dalam Seminar Sekolah Mahasiswa S1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 81/WWS di Jakarta, Selasa (2/4), Anas mengatakan AI bagaikan pisau bermata dua yang bisa memberikan dampak positif dan negatif.
"Perlu pengelolaan risiko dan regulasi yang ketat untuk memitigasi dampak negatif yang mungkin timbul demi memastikan keamanan masyarakat," ujar Anas sebagaimana keterangan resmi dari Kementerian PANRB, Rabu (3/4).
Ia menuturkan prinsip-prinsip regulasi yang kuat, termasuk transparansi, akuntabilitas, privasi data, dan keamanan perlu diterapkan dalam menghadapi ancaman kejahatan yang didukung oleh AI.
Menurut Anas, AI juga harus dirancang secara inklusif, yakni dengan mengutamakan kesetaraan sosial dan mengikuti prinsip-prinsip etika. "Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa penggunaan AI tidak hanya aman dan bertanggung jawab, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat secara luas," tambahnya.
Menteri PANRB menambahkan kejahatan masa depan yang didukung oleh AI membawa tantangan yang semakin kompleks. Ancaman seperti penyebaran konten palsu dan penyalahgunaan otomatisasi AI untuk tujuan jahat menciptakan tantangan signifikan dalam memastikan keamanan masyarakat.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Posko Darurat Dibuka di Banjarmasin, 103 Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi
-
World Athletics Tetap Larang Atlet Russia, Sebastian Coe Akui Perlu Ada Solusi
-
La Liga Spanyol: Yamal Borong Dua Gol, Barcelona Hancurkan Valencia 5-0
-
Airlangga Pelajari Strategi Kanada Bangun Pusat Data AI, RI Siap Kejar Ketertinggalan?
-
Bukan Cuma Jago Pakai AI! Polresta Cilacap Bekali Siswa SMAN 1 Kroya Agar Tak Tertipu Hoaks
-
Militer Yaman Berjibaku Rebut Kembali Pesisir Laut Merah dari Houthi
-
AS Sudah Buat Regulasi AI, RI Jangan Sampai Tertinggal!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.