BNPB Sebut Sistem Peringatan Dini Tak Selalu Berupa Instrumen Canggih

Rabu, 03 Apr 2024, 13:50 WIB

JAKARTA - Direktur Peringatan Dini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Afrial Rosya menyatakan sistem peringatan dini kebencanaan tidak selalu berupa instrumen canggih, melainkan juga bisa berupa pemahaman masyarakat yang baik terhadap situasi kebencanaan.

Ket. Foto: Direktur Peringatan Dini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Afrial Rosya — Sumber: antarafoto

"Kalau berbicara tentang peringatan dini, kita lebih kepada penerapan sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Jadi peringatan dini tidak diartikan melulu sebagai instrumen yang canggih," katanya dalam peluncuran Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (3/4).

Afrial menjelaskan sistem peringatan dini adalah bagaimana pemahaman dan pengetahuan kemampuan respons bencana dari masyarakat.

Ia mengemukakan empat komponen utama dalam konsep sistem peringatan dini berbasis masyarakat.

"Pertama itu adalah pengetahuan risiko, yang kedua itu adalah pemantauan. Betul, ada monitoring dan pemantauan," ujarnya.

Adapun komponen ketiga, kata Afrial, adalah komunikasi dan diseminasi informasi yang harus dipahami oleh masyarakat. Keempat adalah bagaimana kemampuan respons masyarakat terhadap bencana.

Ia menyebut pada beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki risiko bencana yang tinggi seperti di Sumatera Barat (Sumbar), pihaknya telah bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam melakukan sosialisasi dan edukasi terkait sistem peringatan dini berbasis masyarakat.

"Sejauh ini ketika pengaturan masyarakat itu semakin baik, itu sebenarnya menurut kami sudah suatu peringatan dini juga. Ketika mereka paham ancamannya, ketika mereka sudah paham bagaimana harus melakukan suatu tindakan, itu menjadi suatu bagian upaya peningkatan peringatan dini juga," tuturnya.

BNPB, kata Afrial, berperan dalam mengerjakan tiga dari empat komponen utama sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Adapun monitoring merupakan kewenangan lembaga terkait seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memiliki teknologi.

Meski demikian saat ini pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah berusaha memperkuat pusat pengendali operasi di daerah-daerah, guna memberikan diseminasi informasi yang lebih efektif kepada masyarakat.

"Ketika teman-teman atau masyarakat tidak paham apa yang harus dilakukan, menindaklanjuti, dan merespons peringatan dini yang ada, itu menjadi suatu malapetaka buat kita. Nah, bagaimana masyarakat harus merespons peringatan dini inilah yang salah satunya adalah melakukan simulasi, gladi, latihan yang seharusnya (dilakukan) terus menerus," kata Afrial.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.