Kemenkes Tugaskan Empat Tenaga Kesehatan di Selayar dalam Program Nusantara Sehat
Senin, 01 Apr 2024, 00:08 WIBMakassar - Kementerian Kesehatan menugaskan empat orang tenaga kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dalam program Nusantara Sehat.
Wakil Bupati Selayar Saiful Arif melalui keterangannya diterima di Makassar, Ahad, mengatakan empat orang tenaga kesehatan (nakes) itu semuanya perempuan.
"Kabupaten Kepulauan Selayar salah satu kabupaten yang wilayahnya banyak tersebar di gugusan pulau-pulau berpenghuni. Dengan adanya program Nusantara Sehat Kemenkes ini akan sangat membantu masyarakat," ujarnya.
Empat orang nakes itu diantar langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Selayar dr HHusaini dan diterima Wakil Bupati Selayar Saiful Arif.
Pada proses penugasan itu, empat nakes tersebut terikat dengan dinas selama dua tahun dimulai Maret 2024 hingga Maret 2026.
Untuk penempatannya telah disesuaikan yakni dokter gigi (drg) Khusnul Wahyuni Ramdani ditempatkan di Puskesmas Pasilambenadandrg Suzan Sri Wahyuni ditugaskan di Puskesmas Benteng Jampea.
Sedangkan dua nakes lainnya, yakni Ahli Teknologi Laboratorium Medik Nur Sujiana ditempatkan di Puskesmas Bontosikuyudan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Fadilah Uzuluddin ditempatkan di Puskesmas Barugaia.
Kepala Dinas Kesehatan Selayar dr HHusainidalam penjelasan dan arahannya menyatakan bahwa program penugasan khusus individu dari Kementerian Kesehatan yang menempatkan tenaga kesehatan di seluruh pelosok negeri yang diutamakan di daerah terpencil perbatasan kepulauan (DTPK).
"Kabupaten Kepulauan Selayar berdasarkan penilaian dari Kemenkes masuk dalam daftar DTPK," ujarnya.
Menurut dia, program Nusantara Sehat Kemenkes itu sangat membantu pemerintah kabupaten karena bertujuan mengisi kekosongan nakes pada sembilan jenis nakes wajib di puskesmas.
"Dengan melihat data secaraonlinemelalui data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK) yang setiap saat di-updateoleh puskesmas, maka nakes yang ditempatkan sesuai dengan permintaan," katanya.
Wabup Saiful Arif menyatakan rasa syukur, gembira, dan terima kasih karena kedatangan dua dokter gigi dan dua analis laboratorium tersebut.
"Empat tenaga kesehatan itu membantu meningkatkan pelayanan pemerintah di bidang kesehatan yang juga menjadi indikator utama dalam penilaian indeks pembangunan manusia (IPM)," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran
-
No Na akan Rilis Album Perdana “Island Girl” pada September 2026
-
2 Bulan Antrean Berular di SPBU, Pertamina Sulawesi Bongkar Biang Kerok dan Gandeng Satgas
-
Pemkot Gelar Gebyar Bandung Utama demi Dekatkan Layanan Publik kepada Warga
-
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 734 Orang, 2.498 Masih Hilang Usai Gletser Runtuh
-
Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan Digelar di Balai Karantina
-
Warga Banyumas Mengeluh karena Harga-harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.