- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gerak Cepat, Kanada Latih ...
Gerak Cepat, Kanada Latih Tentara CARICOM untuk Misi Tangani Krisis di Haiti
Senin, 01 Apr 2024, 00:02 WIBMoskow - Sekitar 70 personel militer Kanada telah dikirim ke Jamaika untuk melatih tentara Komunitas Karibia (CARICOM) sebelum dikerahkan ke Haiti untuk memerangi kekerasan geng bersenjata yang telah pecah dalam beberapa pekan terakhir.
"Kemarin, sekitar 70 anggota Angkatan Bersenjata Kanada dikerahkan ke Jamaika. Atas permintaan pemerintah Jamaika, mereka akan memberikan pelatihan kepada personel militer dari negara-negara Komunitas Karibia (CARICOM) yang akan dikerahkan ke Haiti sebagaibagian dari misi Dukungan Keamanan Multinasional yang dipimpin Kenya dan diizinkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian pernyataan angkatan bersenjata Kanada pada Sabtu.
Pada pertengahan Maret, beberapa unit marinir Amerika Serikat dikirim ke ibu kota Haiti, Port-au-Prince untuk memperkuat keamanan di kedutaan AS di sana.
Pada 29 Februari, kekerasan geng meletus di pusat kota Port-au-Prince ketika Perdana Menteri Haiti Ariel Henry mengunjungi Kenya untuk menyusun kesepakatan mengenai penempatan pasukan asing di Haiti demi memerangi kejahatan terorganisir.
Geng-geng tersebut mengatakan tujuan mereka adalah mencegah sang perdana menteri agar tidak dapat kembali ke Haiti.
Mereka menguasai berbagai bagian dari ibu kota dan menyerbu penjara terbesar di Haiti, membebaskan sejumlah besar narapidana yang belum bisa dikonfirmasi angkanya.
Pemerintah Haiti mengumumkan keadaan darurat di wilayah ibu kotanya.
Kekerasan yang semakin brutal itu juga membuat PM Ariel Henry, terdampar berhari-hari di Puerto Rico sehabis berkunjung ke Afrika. Pesawatnya tak bisa masuk Port au-Prince karena kota ini sudah dibuat kacau oleh geng-geng kriminal.
Demi meredakan keadaan, Henry pada 11 Maret menyatakan mundur akan dari jabatan ketika dewan presiden transisi dibentuk, sambil menyampaikan seruan kepada dunia bahwa Haiti membutuhkan perdamaian dan stabilitas.
Berita Terkait:
-
Efisiensi Anggaran, Bupati Blora Pangkas Anggaran Internet dari Rp2,5 Miliar Jadi Rp1,9 Miliar
-
Mensos Berharap Seleksi Sekolah Rakyat Tanpa Titipan
-
PBB: 78 Orang Tewas dalam Bentrokan Antar-geng di Haiti
-
Pelayanan publik saat WFH di Aceh Barat
-
Myanmar Tetapkan Status Darurat di Sejumlah Wilayah Kota
-
DKI siapkan lebih dari Rp200 miliar untuk sekolah swasta gratis
-
Ancaman Ganda Mengintai, Indonesia Perlu Waspadai Krisis Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.