Dua Warga Kepulauan Seribu Masuk Nominasi Penerima Kalpataru 2024

Minggu, 31 Mar 2024, 16:10 WIB

Jakarta -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia memasukkan dua warga Kabupaten Kepulauan Seribu ke dalam nominasi penerima penghargaan di bidang lingkungan Kalpataru 2024

"Ada dua orang yang masuk nominasi yaitu Saini yang bertugas di Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dan Mahariah yang berprofesi sebagai guru di Pulau Panggang," kata Kepala Seksi Peran serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih di Jakarta, Sabtu.

Ket. Foto: Tim Sanofi Consumer Healthcare (CHC) Indonesia bersama komunitas Lestari Mangrove and Nature (LEVA) menanam 1.000 bibit pohon mangrove di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. — Sumber: ANTARA/HO-Sanofi

Ia mengatakan untuk Saini masuk nominasi penerima Kalpataru sebagai kategori pengabdi dan Mahariah masuk dalam kategori penyelamat.

Menurut dia Saini merupakan seorang penggiat konservasi karang dan Mangrove di Pulau Kelap, sejak 2007 aktif sebagai pelestarian lingkungan ekosistem perairan dan pemandu wisata.

"Dia juga mengembangkan edu wisata, penanamanMangrove, dan pelestarian terumbu karang dengan metode transplantasikarang (rocklife), sejak tahun 2017," kata dia.

Sementara itu Mahariah merupakan pemilik Rumah Literasi Hijau yang merupakan kelompok yang bergerak dalam pengelolaan sampah plastik di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka. Dia juga peloporgerakanPulau Ku Nol Sampah, dengan menanamMangrove seluas delapan hektare.

Mahariah sehari-hari juga mengabdi sebagaiguru di MIN 17 Kampus B, Pulau Panggang.

Berkat berbagai kegiatan itu, Kepulauan Seribupada tahun 2021 mendapatkan penghargaan proklimdan dinobatkan sebagai kampung iklim utama.

"Kami patut bangga dengan dedikasi dua warga ini dan masuk menjadi nominasiKalpataru tahun ini," kata Saini.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Agus Supriyatna, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.