BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa Atas Longsor di Palopo dan Luwu

Minggu, 31 Mar 2024, 00:38 WIB

Jakarta - Pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa atas bencana banjir disertai tanah longsor yang melanda Kota Palopo dan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam laporan terkait perkembangan upaya penanggulangan bencana Palopo dan Luwu yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dalam laporannya ia menyebutkan, hingga saat ini tim gabungan reaksi cepat penanggulangan bencana masih berada di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan dan memastikan keselamatan para warga yang menjadi korban bencana itu.

Berdasarkan informasi yang diterima tim BNPB, hingga malam ini jumlah korban bencana di Kota Palopo ada sebanyak 88 keluarga yang membutuhkan pertolongan.

Puluhan korban tersebut merupakan warga Pentojangan, Salubattang (Kecamatan Telluwanua), dan Mawa (Kecamatan Sendana) yang rumahnya masing-masing terendam banjir 60 centimeter hingga 1,5 meter.

Banjir juga menyebabkan tanah longsor yang sempat menutup akses Jalan Poros Latuppa kilometer 08, Mungkajang, Palopo sepanjang 20 meter. Namun hingga Sabtu petang tadi, material longsor sudah mulai dibersihkan dan diharapkan bisa segera dilalui kendaraan secara menyeluruh.

Sementara itu untuk korban banjir di Kabupaten Luwu berjumlah sebanyak 314 keluarga yang masing-masing tersebar di wilayah desa Tanarigella, Sakti, Padang Kalua, Barowa, Pabbarasseng, Pammesakang, Karang-Karangan, Toddopuli (Kecamatan Bua), dan desa Parekaju (Kecamatan Parekaju).

Banjir juga menimbulkan dampak materil, seperti 314 rumah warga terendam hingga 50 centimeter, dua fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan dan beberapa petak lahan sawah dan perkebunan jagung yang berada di bantaran Sungai Bua, Luwu.

Bahkan selain menimbulkan banjir, derasnya curah hujan yang melanda Luwu sejak Jumat (29/3) malam itu juga telah menyebabkan runtuhnya tanggul penahan tebing di Desa Parekaju, Bua, ?????sepanjang 21 meter. Runtuhan material tanah, bebatuan dari tebing turut menimbulkan kerusakan pada badan jalan di bawahnya.

Kendati demikian, Abdul memastikan, tim reaksi cepat masih berupaya menangani dampak ambruk nya tanggul sehingga wilayah runtuhan tidak meluas dan tidak membahayakan keselamatan warga setempat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.