Genangan Mulai Surut, Pengungsi Banjir di Kudus Mulai Pulang ke Rumah
Rabu, 27 Mar 2024, 00:16 WIBKudus - Sejumlah warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang terdampak banjir dan harus mengungsi mulai pulang ke rumahnya, karena genangan banjir mulai surut.
Kotijah, salah seorang warga Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus, Selasa, mengaku mau pulang ke rumah, karena air mulai surut.
"Sebelumnya, suami pulang untuk membersihkan rumah, karena diinformasikan bahwa banjir mulai surut," ujarnya.
Selama banjir, dia bersama keluarga mengungsi di gedung DPRD Kudus, termasuk tetangga lainnya juga mengungsi di tempat yang sama.
Ia mengakumengungsi sejak Sabtu (16/3) dan baru pulang hari ini (26/3).
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir mengakui warga Kudus yang sebelumnya mengungsi di berbagai lokasi, hari ini (26/3) secara bertahap mulai pulang ke rumahmasing-masing.
Dalam kepulangannya, kata dia, warga disediakan angkutan berupa truk dari Polres Kudus, Satpol PP, BPBD Kudus, dan armada dari kecamatan.
Data sebelumnya, jumlah warga Kudus yang mengungsi mencapai 3.171 jiwa, kini mulai berkurang menjadi 1.912 jiwa, karena banyak yang pulang ke rumahnya masing-masing.
Salah satu lokasi pengungsian yang mulai kosong, yakni gedung DPRD Kabupaten Kudus, pada sore hari sudah kosong dari pengungsi, karena pagi hari mulai diantar pulang oleh Pemkab Kudus.
Berita Terkait:
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
BPK Beri Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-19 Berturut-turut kepada Kota Tangerang
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Swiatek Tak Mampu Hadapi Elina Svitolina. Coco Gauff Siap Adang di Final
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.