Tenaga Angin Lepas Pantai Skala Utilitas Pertama di AS Mulai Beroperasi

Minggu, 24 Mar 2024, 11:07 WIB

Pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai berskala utilitas pertama di Amerika Serikat (AS) mulai beroperasi pada hari Kamis (14/3), yang berlokasi 35 mil di lepas pantai Long Island. Adapun pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai itu diharapkan dapat menghasilkan listrik yang cukup untuk sekitar 70 ribu rumah dengan kapasitas penuh.

Proyek South Fork Wind dengan 12 turbin berkapasitas 130 megawatt ini merupakan perusahaan patungan antara Orsted (ORSTED.CO) dari Denmark dan Eversource (ES.N) yang merupakan perusahaan listrik yang berbasis di New England.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

New York bertujuan untuk mencapai 70 persen energi terbarukan pada tahun 2030 dan memasang sembilan gigawatt angin lepas pantai pada tahun 2035. Gubernur negara bagian Kathy Hochul memuji proyek ini sebagai langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

"Ini hanyalah awal dari masa depan angin lepas pantai New York," katanya, dikutip dari Reuters, Minggu (17/3).

Namun, perusahaan rintisan ini muncul di saat bisnis angin lepas pantai telah terganggu oleh kenaikan biaya yang terkait dengan inflasi, suku bunga, dan kendala rantai pasokan, yang memaksa perusahaan untuk mencatatkan aset dan keluar dari proyek.

Eversource adalah salah satu dari sejumlah perusahaan energi yang baru-baru ini mengumumkan untuk keluar dari bisnis angin lepas pantai. Perusahaan ini berencana untuk menjual sahamnya di South Fork kepada Global Infrastructure Partners.

Ketidakpastian mengenai angin lepas pantai dapat membahayakan rencana Presiden AS Joe Biden dan beberapa negara bagian, termasuk New York, untuk mencapai tujuan mereka dalam mengurangi karbonisasi jaringan listrik dalam upaya melawan perubahan iklim.

Awal pekan ini, perusahaan energi Eropa Equinor (EQNR.OL), membuka tab baru dan BP (BP.L), membuka tab baru, mengakhiri perjanjian mereka untuk menjual listrik ke negara bagian New York dari pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai Empire Wind 2 yang mereka ajukan, dengan alasan kenaikan biaya dan tantangan logistik.

Sebagai informasi, pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai berskala utilitas pertama di Amerika Serikat yang mulai beroperasi menandai tonggak sejarah dalam transisi energi negara menuju sumber daya bersih dan berkelanjutan. Keberadaan pembangkit listrik ini menyoroti pentingnya diversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Tenaga angin lepas pantai menawarkan potensi besar untuk menyediakan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan, sambil mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak lingkungan negatif lainnya yang terkait dengan pembakaran bahan bakar fosil. Selain itu, kehadiran pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai berskala utilitas juga menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di sektor energi terbarukan. Langkah ini mencerminkan komitmen Amerika Serikat untuk memimpin dalam mengadopsi teknologi energi terbarukan dan mempercepat transisi global menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.