- Home
-
- Luar Negeri
-
- Majelis Umum PBB Adopsi Re...
Majelis Umum PBB Adopsi Resolusi Pertama Penggunaan AI yang Aman
Jumat, 22 Mar 2024, 11:54 WIBNEW YORK - Majelis Umum PBB pada Kamis (21/3) mengadopsi resolusi pertama yang menyerukan anggotanya untuk memastikan kepercayaan dan keamanan dalam menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dilaporkan Kyodo, sidang umum PBB "menekankan perlunya standar sistem kecerdasan buatan yang aman, terjamin, dan dapat dipercaya" untuk mendorong transformasi digital dan akses yang adil terhadap manfaatnya guna mencapai semua tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan PBB, kata resolusi tersebut.
Dokumen yang tidak mengikat tersebut juga mendesak anggota PBB untuk "menahan diri atau menghentikan penggunaan sistem kecerdasan buatan yang tidak mungkin dijalankan sesuai dengan hukum hak asasi manusia internasional."
Langkah ini dilakukan setelah majelis mengadopsi sebuah resolusi pada bulan Desember yang menyebutkan "kebutuhan mendesak bagi komunitas internasional untuk mengatasi tantangan dan kekhawatiran" yang ditimbulkan oleh pengembangan sistem senjata otonom mematikan yang mampu bertindak tanpa penilaian manusia.
Di PBB, isu-isu terkait AI juga telah dibahas di Dewan Keamanan dan panel penasehat yang dibentuk di bawah Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.
Amerika Serikat dan Jepang termasuk di antara anggota PBB yang memimpin upaya Majelis Umum untuk mengadopsi resolusi AI pada Kamis.
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- Kecerdasan Buatan
- Artificial Intelligence (AI)
- Majelis Umum
- Resolusi PBB
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Berminggu-minggu Terjebak, Dua Kapal Pesiar Berhasil Melewati Selat Hormuz
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Rayakan Hari Tari Sedunia, 1.500 Penari Angkat Karya Kolosal Aku Kipas
-
Jatim Siapkan Distribusi Air ke-222 Desa Rawan untuk Hadapi El Nino,
-
Menko PM Sebut Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan
-
Nurlaela, Guru SD di Jakarta Timur, Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur
-
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran Disebut Alami Keruntuhan Finansial
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.