Tiongkok: AS Tak Punya Hak Turut Campur di LTS

Rabu, 20 Mar 2024, 02:40 WIB

BEIJING - Tiongkok pada Selasa (19/3) mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak punya hak untuk turut campur di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Pernyataan ini dikemukakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan bahwa Washington DC tetap pada komitmennya untuk membela Filipina dari serangan bersenjata di perairan yang disengketakan itu.

"AS bukan pihak dalam masalah LTS dan tidak punya hak untuk turut campur dalam masalah maritim antara Tiongkok dan Filipina," kata Lin. "Kerja sama militer antara AS dan Filipina tidak boleh merugikan kedaulatan, hak-hak maritim dan kepentingan Tiongkok di LTS, apalagi digunakan untuk memberi landasan bagi klaim ilegal Filipina," imbuh Lin.

Ket. Foto: Blinken di Manila | Menlu AS, Antony Blinken (kiri), berjabat tangan dengan Menlu Filipina, Enrique Manalo, saat keduanya bertemu di Manila, Selasa (19/3). Menlu Blinken berkunjung ke Filipina untuk menegaskan pada komitmen AS untuk membela Filipina dari serangan bersenjata di perairan sengketa LTS. — Sumber: AFP/EVELYN HOCKSTEIN

Saat ini Menlu Blinken berada di Manila sebagai bagian dari lawatan singkat ke Asia guna memperkuat dukungan AS untuk sekutu-sekutu regionalnya dalam menghadapi Tiongkok. Ini adalah lawatan kedua Blinken ke Manila sejak Presiden Ferdinand Marcos Jr menjabat pada tahun 2022.

Beijing mengklaim hampir seluruh wilayah LTS yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global, dengan mengesampingkan klaim yang saling bersaingan dari beberapa negara Asia tenggara, termasuk Filipina. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.