Nilai Tukar Rupiah Merosot Jelang Pertemuan FOMC AS
Selasa, 19 Mar 2024, 10:09 WIBJAKARTA -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS pada Selasa (19/3) pagi merosot menjelang pertemuan dewan rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) atau Federal Open Market Committee (FOMC).
Pada awal perdagangan Selasa (19/3) pagi, rupiah dibuka turun 21 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.711 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp15.690 per dollar AS.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat dan imbal hasil obligasi AS yang naik menjelang pertemuan FOMC besok," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta, Selasa (19/3).
Investor mengantisipasi nada hawkish dari Federal Reserve terkait arah kebijakan suku bunga acuan karena data ekonomi yang lebih kuat belakangan ini terutama Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI) dan Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI) AS.
CPI AS naik dari 3,1 persen ke 3,2 persen. PPI naik dari 1 persen ke 1,6 persen. Sementara imbal hasil obligasi AS naik ke level 4,324 persen.
Lukman memproyeksikan kurs rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp15.650 per dolar AS sampai dengan Rp15.800 per dolar AS.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
WALHI Gorontalo Dampingi Warga Bonepantai yang Menolak Tambang PT CBM.
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Bacitra Tak Lagi Gratis? Balikpapan Siapkan Rp17 Miliar untuk Kelola Sendiri
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
10 Pemain dengan Penjualan Termahal Serie A Musim Panas 2026, Marco Palestra di Puncak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.