Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Libatkan Mantan Bupati Banyumas untuk Membantu Kelola Sampah di Karawang

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 07:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Libatkan Mantan Bupati Banyumas untuk Membantu Kelola Sampah di Karawang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. ANTARA/HO-Pemkab Karawang

Karawang - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melibatkan mantan Bupati Banyumas Achmad Husein untuk berbagi pengalaman mengelola sampah yang baik di tempat pembuangan akhir (TPA) Jalupang agar menjadi lebih ekonomis.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, Sabtu, mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengunjungi Banyumas untuk belajar pengelolaan sampah agar bernilai ekonomis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Ia menyebutkan, Banyumas menjadi kabupaten dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Menurut dia, kehadiran mantan Bupati Banyumas itu untuk berbagi pengalaman dalam memilah sampah dengan menggunakan teknologi mesin sehingga sampah bisa diolah menghasilkan paving, atap, bata, pupuk kompos serta biji plastik yang memiliki nilai ekonomi.

Aep mengakui ketertarikannya untuk mengadopsi metode pengelolaan sampah yang sama seperti di Banyumas. Selain itu ia juga menginginkan ada gambaran terkait nilai investasi yang harus disiapkan pemerintah untuk memuluskan program pengelolaan sampah di Karawang.

"Insya Allah nanti kita akan manfaatkan sampah di TPA Jalupang agar menjadi lebih ekonomis. Sehingga bisa membantu perekonomian warga setempat," katanya.

Disebutkan bahwa di Banyumas penyediaan hanggar atau Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse and Recycle (TPS3R) menjadi salah satu langkah pengelolaan sampah yang sukses. Di setiap hanggar disediakan mesin pemilah sampah manual dan mesin pencuci sampah plastik.

Melalui alat-alat tersebut, katanya, Kelompok Sadaya Masyarakat (KSM) yang mengelola sampah akan mendapatkan penghasilan. Sumber penghasilan KSM berasal dari penjualan sampah bernilai tinggi, seperti plastik, kresek, plastik kemasan, botol plastik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Memperkuat penanganan karhu...

Bakti kesehatan Polri di Polres Jombang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Bakti kesehatan Polri di Po...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.