Lelang Energi Terbarukan di Dunia Diprediksi Capai 100 GW Tahun 2024

Minggu, 17 Mar 2024, 12:50 WIB

Pemerintah di seluruh dunia diperkirakan akan melelang setidaknya 102 GW kapasitas energi terbarukan pada tahun 2024 setelah melelang 137 GW pada tahun 2023, menurut analisis terbaru dari Wood Mackenzie.

Perusahaan riset ini mengatakan dalam laporannya bahwa lebih dari 60 GW angin lepas pantai akan dilelang tahun ini dan, seiring berjalannya waktu, volume keseluruhannya bahkan dapat menyamai level 2023.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Istimewa

Analis riset senior Ana Fernandez Garcia, yang merupakan penulis utama laporan ini, mengatakan bahwa wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) akan mengadakan lebih dari 50 persen tender yang diharapkan, sebagian besar untuk angin lepas pantai. Secara individual, ia menunjuk Jerman dan Cina, yang telah mengumumkan tender untuk energi terbarukan sebesar 25 GW dan angin lepas pantai sebesar 17 GW.

Lelang 137 GW pada tahun 2023 mewakili kenaikan 10 persen dari tahun ke tahun, meskipun ada hambatan biaya sektoral, ketegangan logistik, dan krisis energi. Jumlah tersebut mencakup 61 GW fotovoltaik surya (PV), 34 GW angin darat, dan 31 GW angin lepas pantai. Bersama-sama, ketiga teknologi tersebut menyumbang hampir 91 persen dari total keseluruhan, sementara sisanya diberikan kepada teknologi hidro, bahan bakar nabati, panas bumi, panas matahari, dan teknologi pasang surut.

Dari segi geografis, wilayah Asia Pasifik mendapatkan 67 persen kontrak dengan total 90 GW. Diikuti oleh EMEA dengan 37 GW dan Amerika dengan hampir 10 GW.

"Kapasitas angin darat yang diberikan dalam tender meningkat kembali pada tahun 2023, tetapi dibayangi oleh penurunan pada tenaga surya. Pangsa angin yang lebih tinggi disebabkan oleh peningkatan daya saing dan minat para pembuat kebijakan untuk meningkatkan penggunaannya sebagai industri utama untuk penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ekonomi. Contoh yang bagus untuk hal ini adalah Rencana Aksi Angin Uni Eropa," kata Fernandez Garcia, dikutip dari Renewables Now, Senin (11/3).

Analis ini percaya bahwa tender akan terus menjadi jalur utama di pasar negara berkembang untuk mendorong pembangunan.

"Wood Mackenzie memperkirakan tren-tren berikut ini akan berkembang tahun ini, peningkatan harga tertinggi dan kriteria non-harga akan memainkan peran penting," pungkasnya.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.