Pemkab Batang-ORARI tingkatkan layanan komunikasi untuk hadapi bencana
Jumat, 15 Mar 2024, 21:55 WIBBatang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bersama Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) terus meningkatkan fungsi layanan komunikasi untuk ketangguhan dan kebersamaan dengan masyarakat dalam menghadapi bencana.
"Kami tidak hanya menyediakan alat namun juga membangun harapan. Ketika sinyal hilang, ketika listrik padam, kami ada di sana untuk memastikan bahwa setiap panggilan darurat terdengar," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang Triossy Juniarto di Batang, Jumat.
Dia menjelaskan wilayah Batang dengan keanekaragaman geografiyang mencakup pantai, daratan, dan pegunungan, menyimpan potensi berbagai bencana alam.
"Oleh karena itu, dalam menghadapi tantangan itu, komunikasi yang efektif dan andal bukan hanya penting namun sudah menjadi kebutuhan mendesak sehingga perlu dan kesiapsiagaan," katanya.
Triossy Juniarto mengatakan dalam situasi seperti sekarang ini ditandai dengan kondisi cuaca ekstrem, alat komunikasi bukan sekadar alat namun sebagai sahabat yang menyelamatkan jiwa manusia.
Ketika bencana melanda wilayah, kata dia, maka jaringan komunikasi sering kali menjadi salah satu infrastruktur pertama yang terganggu.
"Oleh karena itu, organisasi komunikasi seperti ORARI dan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) merupakan garda terdepan dalam memastikan bahwa suara-suara yang membutuhkan bantuan dapat didengar," katanya.
Ketua ORARI Kabupaten Batang Edhy Sulisdiyanto mengatakan dalam menghadapi bencana alam maka komunikasi menjadi kunci penting untuk koordinasi dan penanganan yang efektif.
"ORARI telah membuktikan perannya saat terjadi puting beliung yang merusak puluhan rumah warga pada Kamis (14/34). Setelah kami mendapat informasi ada bencana itu langsung mengambil perannya untuk komunikasi dan koordinasi ketika listrik padam," katanya.
Selain itu, kata dia, anggota ORARI sudah berada di lokasi untuk bergotong royong bersama warga dan mengoordinasikan upaya penanganan bencana dengan instansi terkait.
"Kami berkomitmen bahwa untuk kedaruratan selalu menjadi prioritas. Kami siap bersinergi dengan Pemkab Batang melalui layanan komunikasi, terutama dalam situasi darurat di mana ada kesulitan mencari sinyal," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Meski Gagal ke Semifinal, Swiss Tinggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
-
Darurat DBD Sri Lanka: Baju Sekolah Anak Kini Harus Tertutup dari Nyamuk
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
26 Penumpang KM Sumber Rezeki Terombang-ambing di Pulau Lancang, Tim Sar Merapat
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
Rayakan HUT Klaten, Ribuan Orang Tumpah Ruah Ikuti Tradisi Memet Ikan
-
Pemprov Jatim Dorong KH Yusuf Hasyim Dapat Gelar Pahlawan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.