Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian Korban Kapal Terbalik di Kepulauan Seribu
Senin, 11 Mar 2024, 22:25 WIBJakarta -- Tim gabungan masih melakukan pencarian korban kapal KM Parikudus yang terbalik di Perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan pada Senin sore pukul 15.30 WIB.
"Kami masih melakukan pencarian seorang warga asing asal Taiwan yang hilang saat kapal terbalik karena dihantam gelombang laut," kata Kepala Seksi Operasi (Kasiop) Badan SAR Nasional (Basarnas) DKI Jakarta, Agung Priambodo di Jakarta.
Pencarian dilakukan di perairan tersebut menggunakan kapal Basarnas yang terdiri atas enam personel dan dibantu kapal Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
Ia mengatakan masih melakukan pencarian sampai pukul 22.00 WIB sambil jalan menuju ke darat dan jika tidak ada tanda-tanda pencarian akan kembali dilakukan besok pagi.
"Angin juga sudah mulai kencang malam ini sehingga kami harus ke darat," kata dia.
Selain itu petugas juga melakukan pencarian di darat bersama tim gabungan TNI dan Polri.
"Kalau tidak bertemu maka pencarian akan dilakukan pada Selasa pagi," kata dia.
Sebelumnya seorang warga asing asal Taiwan bernama Shi Yi dinyatakan hilang saat kapal KM Parikudus terbalik perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan pada Senin sore pukul 15.30 WIB.
"Satu korban ini masih dalam pencarian tim SAR," kata dia.
Ia menjelaskan korban hilang ini menggunakan kaos abu-abu, celana hitam dan topi hitam.
"Korban ini berusia sekitar 40-45 tahun dan masih dalam kondisi hilang," kata dia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Konservasi di Pulau Sabira Kepulauan Seribu Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan
-
Spanyol Kuasai Sepak Bola Dunia, Permainan Penuh Kontrol Antar La Roja Raih Gelar Piala Dunia Kedua
-
SAR Mataram selamatkan 45 penumpang Kapal Tenggelam di Perairan Bima
-
Pelatih Maroko Akui Skuadnya Kalah Kualitas dengan Prancis Usai Kalah 0-2
-
PT KAI Telah Menanam 99.785 Pohon untuk Keberlanjutan Bumi
-
Penebaran 100 Ribu Benih Ikan guna Menjaga Ekosistem
-
Bongkar Kunci Sukses Sleman, Bupati Harda Kiswaya Sebut Sinergi Desa Jadi 'Senjata Utama'
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.