IOM: 2023 Jadi Tahun Paling Mematikan Bagi Migran

Jumat, 08 Mar 2024, 02:40 WIB

JENEWA - Sedikitnya 8.565 orang tewas dalam jalur migrasi di seluruh dunia pada 2023 dan jumlah ini menjadikannya tahun paling mematikan sejak pencatatan dimulai satu dekade lalu, kata PBB pada Rabu (6/3).

"Jumlah korban tewas pada 2023 merupakan peningkatan tragis sebesar 20 persen dibandingkan 2022. Peningkatan ini menyoroti perlunya tindakan mendesak untuk mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut," kata Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM) dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Laporan IOM l Sejumlah migran dari Afrika terpantau berupaya kabur menuju daratan Eropa dengan menaiki kapal kecil yang penuh sesak yang berlayar di lautan antara Tunisia dan Italia pada Agustus tahun lalu. Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB pada Rabu (6/3) melaporkan bahwa 2023 sebagai tahun paling mematikan bagi kaum migran. — Sumber: AFP/FETHI BELAID

IOM mengatakan jumlah kematian tahun lalu melampaui rekor sebelumnya yang dicapai pada 2016 ketika sebanyak 8.084 orang meninggal selama migrasi.

IOM mengatakan bahwa karena jalur migrasi yang aman dan teratur masih terbatas, ratusan ribu orang berupaya melakukan migrasi setiap tahun melalui jalur tidak teratur dalam kondisi yang tidak aman.

Laut Mediterania, tempat banyak migran mencoba mencapai Eropa selatan dari Afrika utara, terus menjadi rute paling mematikan bagi para migran, dengan setidaknya 3.129 kematian dan migran hilang tercatat pada tahun lalu. Rute ini pun mencatatkan jumlah kematian tertinggi di jalur migrasi Mediterania sejak 2017. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.