Kemenparekraf Tingkatkan Pengembangkan Destinasi di Tanah Air

Rabu, 06 Mar 2024, 14:27 WIB

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong pengembangan destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan.

Ket. Foto: Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Haryanto saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan Pariwisata Wilayah I. — Sumber: Istimewa.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Haryanto saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pengembangan Pariwisata Wilayah I mengatakan, bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya untuk menyamakan visi dan misi dalam penyelenggaraan kepariwisataan dan ekonomi kreatif sehingga dapat bersama-sama mewujudkan tujuan pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif yaitu untuk pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan sosial dan budaya, pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.

"Tujuan pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif yaitu untuk pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan sosial dan budaya, pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Kota berharap, lama yinggal (Length of Stay) wisman di destinasi tiga hingga lima hari," kata Haryanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/3)

Ia menambahkan, bahwa dengan Rakornis ini juga untuk meningkatkan pemahaman bersama untuk terus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi atas arah kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif antara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama seluruh Dinas Pariwisata Provinsi/Kota Di Pulau Sumatera dan Jawa yang merupakan wilayah kerja Direktorat Pengembangan Destinasi I.

Ia berharap, Rakornis ini dapat memperkuat jejaring dan keterpaduan antar pusat dan daerah dalam rangka peningkatan tata kelola destinasi sehingga tercipta orkestrasi pembangunan pariwisata yang berjalan sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.

"Harapannya, dalam Rakornis ini dapat dilakukan akselerasi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai dengan perencanaan dan pengembangannya. Proses Bisnis Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur yang antara lain mencakup Strategi dan Penerapannya dalam bentuk Program dan Kegiatan Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yng menyampaikan sambutan lewat video mengatakan, untuk mencapai target 14 juta kunjungan wisman 2024, Kemenparekraf dihadapkan sejumlah tatangan terutama oleh situasi global yang tidak menentu.

"Sejumlah lembaga internasional memprediksikan berbagai tantangan di tingkat global pada 2024 seperti konflik geopolitik, gejolak perekonomian, hingga krisis lingkungan dapat mempengaruhi pertumbuhan sektoral termasuk travel industri," katanya.

Hal itu, kata Sandiaga, terlihat pariwisata Indonesia tahun ini mengalami percepatan kebangkitan, semula menetapkan target kunjungan 7,6 juta wisman kemudian dinaikkan menjadi 8,5 juta, pada kuartal III (Januari-September) 2023

"Tahun ini kita akan memperoleh 11 juta kunjungan wisman. Untuk mencapai target tersebut, menurutnya, berbagai tantangan harus dihadapi bersama di antaranya bagaimana memperkuat konektivitas penerbangan dari negara-negara sumber wisman dengan tersedianya seat pesawat yang mencukupi," katanya.

Selain itu, kata Sandiaga penyebaran wisman ke berbagai destinasi unggulan di Indonesia juga masih menjadi tantangan. Bali sebagai magnet dalam menarik kunjungan wisman diharapkan dapat menyebarkan ke destinasi lain di Indonesia.

"Untuk itu pemerintah gencar mempromosikan 'Bali beyond' terutama ke lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang," katanya.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata Provinsi Jabar Benny Achmad mengatakan, potensi wisata di Jabar tidak hanya Bandung dan Bogor, tapi berbagai potensi pariwisata tengah berkembang di wilayah Timur Jabar, dimana mulai dari alam hingga budaya serta ekonomi kreatif yang sangat menarik.

"Saat ini Jabar tengah menciptakan lima destinasi premium. Tanpa menyebut destinasi premium dimaksud, Dan targetnya apa yang akan dikembangkan tersebut akan menghasilkan ekonomi dan membangkita perekonomian masyarakat " tutupnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.