- Home
-
- Luar Negeri
-
- Survei NHK: 80% Lebih Peru...
Survei NHK: 80% Lebih Perusahaan di Jepang Gunakan AI Generatif
Selasa, 05 Mar 2024, 19:21 WIBTOKYO - Survei NHK terhadap perusahaan-perusahaan yang berbasis di Jepang menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam operasinya.
Seratus perusahaan besar dihubungi untuk survei dari bulan Desember hingga Januari. Sejumlah 86 perusahaan mengatakan menggunakan AI generatif dan 10 perusahaan mengatakan tidak.
"Empat puluh delapan perusahaan yang menggunakan teknologi ini mengatakan penerapannya terbatas pada pekerjaan umum, seperti membuat dokumen. Sejumlah 36 lainnya mengatakan juga menggunakan AI generatif untuk tugas-tugas tingkat tinggi dan terspesialisasi," lapor kantor berita NHK, Selasa (5/3).
Banyak dari perusahaan tersebut mengatakan telah menyiapkan sistem internal dengan AI generatif khusus yang telah melewati proses pembelajaran unik.
Salah satu perusahaan mengatakan berharap dapat mengurangi waktu kerja manusia sebanyak lebih dari 1.800 jam per tahun dengan menggunakan AI generatif guna membantu pemeriksaan dokumentasi.
Sekitar 80 persen bisnis yang telah menggunakan AI generatif mengatakan berencana memperluas penggunaan teknologi tersebut. NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Berminggu-minggu Terjebak, Dua Kapal Pesiar Berhasil Melewati Selat Hormuz
-
Rayakan Hari Tari Sedunia, 1.500 Penari Angkat Karya Kolosal Aku Kipas
-
Nurlaela, Guru SD di Jakarta Timur, Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur
-
Menko PM Sebut Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan
-
Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran Disebut Alami Keruntuhan Finansial
-
Jatim Siapkan Distribusi Air ke-222 Desa Rawan untuk Hadapi El Nino,
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.