Ledakan di Markas Brimob Polda Jatim Bersifat 'Low Eksplosif'
Senin, 04 Mar 2024, 15:28 WIBSURABAYA - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, mengungkapkan bahwa peristuwa ledakan yang terjadi di Markas Brimob Polda Jatim di Jalan Raya Gresik nomor 39 Surabaya pada hari Senin (4/3) memiliki daya ledak rendah atau "low ekplosif". Ledakan yang terjadi sekitar pukul 10.43 WIB tersebut tidak menimbulkan korban.
"Ledakan tersebut low eksplosif dan murni kecelakaan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi ada kerusakan materiil pada kantor dan sebuah mobil berisi perlengkapan untuk meredakan bom," ujarnya saat ditemui wartawan.
Dia menjelaskan bahwa ledakan diduga berasal dari sisa-sisa bahan peledak yang akan dilakukan proses disposal atau pwmusnahan. Bahan-bahan tersebut disimpan di sebelah kantor datasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim karena belum tersedianya gudang yang standar.
Saat ini lokasi kejadian telah disterilkan dan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim bersama Tim Gegana dan Reskrim Polres Tanjung Perak sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Mudah-mudahan setelah mendapatkan hasil lengkap kami akan informasikan lagi perkembangannya," tuturnya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Bank Indonesia: Harga Pangan Jadi Tantangan Utama Pengendalian Inflasi 2026
-
Tim Gegana Polda Jateng musnahkan bahan peledak petasan
-
Cucu Pemimpin Adat Badui Dibegal di Jakarta, Tokoh Adat Murka: “Kami Percayakan ke Polisi!”
-
Dugaan Bom di SMAN 72 Jakarta Utara, TNI AL dan Polri Selidiki Kronologinya
-
Transmigrasi Lokal Dinilai Penting Perkuat Ekonomi dan Nasionalisme di Jayapura
-
Terjadi Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Siswa Luka dan Gegana Turun Tangan
-
Tiongkok Bakal Kucurkan Bantuan 50 Juta Yuan untuk Gempa Afghanistan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.