Banjir di Kendari Makan Korban, Balita Terseret Arus Belum Ditemukan
Senin, 04 Mar 2024, 09:44 WIBKENDARI - Tim Penyelamat Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang balita berusia dua tahun yang terbawa arus banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Senin (4/3), mengatakan bahwa balita tersebut bernama Fani (2 tahun), yang dilaporkan hilang oleh personel Brimob Polda Sultra pada pukul 0345 WITA.
"Kami menerima laporan bahwa satu orang anak terjatuh di selokan akibat banjir," katanya.
Dia menyebutkan setelah menerima informasi tersebut pihaknya langsung memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR.
"Jarak tempuh lokasi tersebut dengan Basarnas Kendari sekitar 10 kilometer," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, lanjut dia, beberapa peralatan digunakan yakni mobil penyelamat, perahu karet, aquaeye, palsar medis, palsar evakuasi, peralatan komunikasi, dan beberapa peralatan pendukung keselamatan lainnya.
Dia menjelaskan bahwa terjatuhnya korban di selokan bermula saat balita itu bersama ibunya terjatuh dan masuk ke dalam selokan.
"Saat terjatuh itu, ibu dan korban terbawa arus air yang disebabkan oleh hujan deras," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa saat itu, ibu korban berhasil diselamatkan usai terseret arus sejauh 25 meter. Namun, balita tersebut terlepas dari ibunya.
"Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga setempat, akan tetapi belum ditemukan," ungkap Muhammad Arafah.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Diusianya Ke 26 Tahun, Hukumonline Perluas Dampak Sosial Lewat AI Hukum
-
Kaleng Edisi Khusus Coca-Cola Indonesia Ajak Masyarakat Rayakan FIFA World Cup 2026
-
Russia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
PT KAI Catat Jumlah Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206,50 Persen
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Heboh "Marquez Curse" di Mandalika, Veda Ega Pratama: Kami Sama Sekali Tak Terpengaruh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.