Pemprov Lampung Tanam Cabai di Lahan 100 Hektare untuk Stabilkan Harga Cabai

Sabtu, 02 Mar 2024, 13:53 WIB

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menanam tanaman cabai seluas 100 hektare di Kabupaten Pringsewu untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasaran.

"Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan cabai, telah dilakukan pengembangan kawasan cabai di kabupaten sentra, salah satunya di Kabupaten Pringsewu," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Sabtu (2/3).

Ia mengatakan pelaksanaan semai cabai tersebut dilakukan di lahan seluas 100 hektare, tepatnya di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.

"Upaya yang kami lakukan saat ini adalah sudah mencoba melakukan semai komoditas cabai seluas 100 hektar di Kecamatan Sukoharjo, ini dilakukan di awal Maret sampai April," katanya.

Menurut dia, selain melakukan tanam cabai di lahan seluas 100 hektare, telah dilakukan pula kegiatan operasi pasar, gelar pangan murah, dan memberikan subsidi transportasi dengan bekerjasama dengan badan pangan nasional guna menstabilkan harga cabai.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung estimasi panen cabai besar pada Maret-April 2024 dengan total lahan tanam cabai seluas 369,50 hektare, ada beberapa kabupaten yang segera melakukan panen.

Di Kabupaten Lampung Barat dengan lahan tanam seluas 32,50 hektare yang akan melakukan panen cabai besar ada di Kecamatan Balik Bukit seluas 12 hektare, dan Sukau seluas 6 hektare.

Kemudian Kabupaten Tanggamus dengan luas 32,75 hektare akan ada panen di Kecamatan Sumberejo seluas 20 hektare, di Kabupaten Lampung Timur dengan total luas 38,75 hektare akan ada panen di Kecamatan Metro Kibang seluas 5 hektare, dan Purbolinggo 6 hektare.

Lalu Kabupaten Lampung Tengah dengan luas lahan tanam cabai besar 24,50 hektare diperkirakan akan ada panen di Kecamatan Sendang Agung seluas 5 hektare, di Kabupaten Pesawaran dengan total luas 53,50 hektare akan ada panen di Kecamatan Tegineneng seluas 25 hektare, Way Ratai 17 hektare dan di Kabupaten Pringsewu dengan total luas 94,00 hektare akan ada panen di Kecamatan Adiluwih seluas 89 hektare.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.