Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD minta perbaikan tanggul Sungai Pemali Brebes jadi prioritas

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 21:05 WIB | Oleh:
BPBD minta perbaikan tanggul Sungai Pemali Brebes jadi prioritas Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko P
Ket. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Nushy Mansyur melaporkan kondisi terkini pascabanjir di Brebes, Jawa Tengah dalam siaran daring bertajuk “Teropong Bencana” Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipantau di Jakarta, Rabu (28/2/2024).

Jakarta - Perbaikan tanggul Sungai Pemali, Brebes, Jawa Tengah, yang jebol setelah dihantam banjir besar beberapa hari lalu harus menjadi prioritas dalam upaya penanggulangan dampak bencana oleh pemerintah daerah setempat.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Nushy Mansyur dalam siaran daring bertajuk "Teropong Bencana" Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Menurut Nushy, perbaikan tanggul hingga kokoh harus diprioritaskan karena jika tidak, maka pemukiman warga yang terdampak banjir akan semakin meluas ketika hujan deras kembali mengguyur daerah ini.

Berdasarkan hasil peninjauan tim BPBD, diketahui ada tiga tanggul yang harus diperbaiki itu, satu di antaranya terletak pada titik perbatasan antara Sungai Pemali - Sungai Gondang.

Hal demikian dikarenakan tim di lapangan menemukan bahwa banjir yang menggenangi 18 desa di tujuh kecamatan setinggi 1,5 - 2 meter lebih pada Ahad (24/2) itu diperparah akibat tanggul jebol.

Bahkan tim Pusdalops BPBD Brebes mencatat total ada 8.358 keluarga terdampak dan lebih dari 7 ribu rumah warga, kemudian 180 hektare sawah yang risak akibat banjir, jumlah ini lebih besar dibandingkan peristiwa sebelumnya.

Nushy menjelaskan, jebolnya ketiga tanggul menyebabkan limpahan air dari Sungai Pemali mengalir deras masuk ke pemukiman penduduk di Jatibarang, Larangan hingga Songgom dan sekitarnya. Padahal seharusnya saat kondisi normal bila debit air Sungai Pemali meningkat maka air akan mengalir masuk ke Sungai Gondang.

"Telah kami sampaikan. Dan untuk tahu betapa pentingnya upaya perbaikan ini dari kemarin sudah terlihat petugas tidak bisa berbuat banyak karena harus menunggu sampai air Sungai Pemalisurut," ujarnya.

Terlepas dari situ ia melaporkan, kondisi di lapangan saat ini sudah mulai membaik, karena air di beberapa wilayah yang jauh dari aliran sungai mulai surut sehingga sebagian warga yang mengungsi sudah bisa kembali ke rumah masing-masing.

Pusdalops BPBD Brebes mencatat pada hari ini tersisa tinggal 163 orang warga dari 934 orang yang mengungsi di Gedung Dewan dan kawasan Kolon Brebes. Sekaligus memastikan jumlah logistik masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok ratusan orang pengungsi itu setidaknya hingga dua pekan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.